Virus Corona di Surabaya

Rapid Test Rp 200 Ribu di RS Adi Husada Undaan Wetan, Khusus Pelajar dan Pengajar, Ini Syaratnya

Menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya beri potngan 50 persen harga rapid test Covid-19. Ini syaratnya.

SURYA/TONY HERMAWAN
Tenaga medis RS Adi Husada Undaan Wetan sedang melakukan rapid tes, Senin (6/7/2020). 

TRIBUNJATIM,COM, SURABAYA - Dalam upaya menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya menawarkan promo potongan harga rapid test drive thru bagi para pelajar dan pengajar.

Harga semula Rp 450.000, kini jadi Rp 200.000 untuk para pelajar atau tenaga pendidikan yang ingin tes virus Corona ( Covid-19 ).

Kepala Unit Pemasaran & Layanan Pelanggan RS Adi Husada Undaan Wetan, Sylvia Sumitro mengatakan, promo bagi pelajar dan pendidik ini bisa dinikmati hingga hingga 31 Juli mendatang.

Pria Bawa Preman Sekampung ke Resepsi Mantan, Video Dulu Viral: Diobrak-abrik, Mempelai Mengenaskan

Curhat Engku Emran Kuak Kerinduan, Mantan Bella Ingat Masa Lalu, Pesan ke Aleesya: Moga Tetap Datang

"Syaratnya harus bawa KTP, kartu pelajar, kartu tanda mahasiswa (KTM), kartu identitas guru atau dosen, kartu peserta UTBK. Pokoknya yang dibidang pendidikan. Untuk umum kita tidak ada promo," kata Sylvia, Senin (6/7/2020). 

Agar pasien yang akan melakukan rapid tes dapat ditangani secara cepat, disarankan untuk melakukan pendaftaran via WA satu hari atau paling cepat dua jam sebelum tes. 

"Ini biar petugas RS dapat melakukan input data dan bisa mencetak label, jadi pasien datang langsung tes," ujarnya.

3 Pemuda Ini Dikeler Tim Antibandit Polsek Gayungan, 1 Masih 16 Tahun Kepergok Simpan Sabu 0,37 Gram

Intip Gaya Rambut Cita Citata setelah Rencana Pernikahan dengan Roy Geurts Gagal, Patah Hati?

Kendati demikian, RS Husada Undaan Wetan juga tetap akan melayani pasien meskipun sebelumnya tidak melakukan pendaftaran secara online.

"Kami tetap melayani untuk pasien rapid test yang datang mendadak meskipun tidak dapat langsung seperti yang sudah daftar," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Sylvia, setelah pasien melakukan rapid tes selang dua jam kemudian hasil dapat diketahui. 

Hasil tersebut nantinya akan dikirim ke email pasien, sehingga tidak ada antrian di area rumah sakit. 

"Seteleh rapid test, dua jam kemudian hasil akan keluar dan pasien bisa menerima lewat email maupun mengambil secara langsung. Jika ditemukan pasien dengan hasil reaktif, pihaknya menyarankan untuk melanjutkan ke tes PCR," ucapnya.

Dengan adanya program ini, Sylvia berharap, promo ini dapat dimanfaatkan para peserta UTBK yang akan menjalani tes masuk perguruan tinggi negeri sebagai syarat yang ditentukan Pemerintah Kota Surabaya.

"Intinya kami ingin membantu masyarakat, terutama para peserta UTBK," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved