Rem Blong, Motor Roda 3 Terperosok Jurang 5 Meter di Pamekasan, 2 Tewas Tertimpa Karung Kotoran Sapi

Motor roda tiga terperosok ke jurang sedalam 5 meter di Dusun Tlandung 2, Desa Kertagenah Laok, Kabupaten Pamekasan, Madura, Senin (6/7/2020).

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Anggota Polsek Kadur Pamekasan saat memberikan garis polisi di lokasi kejadian. 

TRIBUNMADURA.CO, PAMEKASAN - Motor roda tiga terperosok ke jurang sedalam 5 meter di Dusun Tlandung 2, Desa Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Senin (6/7/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kendaraan roda tiga berwarna hitam berplat nomor M 2143 BO itu dikemudikan oleh Mustofa (20) warga Kaduara Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Kapolsek Kadur AKP Tarsun mengatakan, terperosoknya kendaraan roda tiga ke dalam jurang sedalam 5 meter ini, diduga karena rem blong.

Polres Pamekasan Razia Ketertiban ke Anggota, Periksa Kelengkapan Identitas Sebelum Bertugas

Polsek Waru Pamekasan Bagikan Paket Sembako pada Warga Terdampak Pandemi Covid-19 di Empat Desa

Kronologis Penemuan Mayat Bayi Laki-laki Ladang Tembakau Pamekasan, Polisi Buru Pelaku di Balik Aksi

Kendaraan roda tiga itu, kata dia dikemudikan oleh Mustofa.

Mustofa kala itu mengangkut dua penumpang, yaitu Siami dan Mudahnan.

Selain mengangkut dua penumpang tersebut, Mustofa juga mengangkut pupuk kotoran sapi sebanyak 30 karung.

Semula, Mustofa bersama dua penumpang tersebut mengangkut kotoran sapi dari rumah Fauzi, warga Dusun Mangkaan 3, Dusun Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur.

Kotoran sapi itu akan dibawa ke kebun milik Toyan, di Dusun Tlandung 3, Desa Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur.

Lalu, saat kendaraan Viar yang dikemudikan Mustofa hendak melintas di jalan menurun tajam Asem Labang, seketika kendaraan tersebut mengalami rem blong.

Sehingga mengakibatkan kendaraan itu keluar jalur dan masuk ke jurang sedalam 5 meter.

"Pengemudi (Mustofa) dan satu penumpang (Siami) tewas di lokasi setelah tertimpa puluhan karung kotoran sapi," kata AKP Tarsun.

"Sedangkan penumpang satunya (Mudahnan) terlempar ke bibir jurang mengalami patah tulang (masih hidup)," tambahnya.

Saat ini, lanjut AKP Tarsun, kedua korban yang meninggal dunia tersebut, sudah dibawa pulang ke rumah duka masing-masing.

Sementara, Mudahnan, korban yang mengalami patah tulang, dibawa ke dukun pijat.

"Penumpang (Siami) yang meninggal dunia itu ibu dari Mudahnan," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved