Breaking News:

Kakek di Nganjuk Meninggal saat Ngobrol

BREAKING NEWS - Asyik Ngobrol Bareng Teman di Sawah, Kakek di Nganjuk Tiba-tiba Meninggal

Kakek Suwarno (71) petani warga Desa Pacewetan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk meninggal dunia di tengah mencari jerami

ISTIMEWA
Petugas Kepolisian dan petugas medis saat memeriksa dan mengevakuasi tubuh kakek Suwarno yang meninggal dunia mendadak di sawah. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tanpa diketahui penyebabnya, kakek Suwarno (71) petani warga Desa Pacewetan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk meninggal dunia di tengah mencari jerami padi untuk makanan ternak.

Hal itu mengakibatkan warga sekitar lokasi Kakek Suwarno meninggal dunia gempar, Kamis (16/7/2020) .

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara menjelaskan, peristiwa itu sendiri berawal dari Kakek Suwarno sedang mencari jerapi padi untuk pakar ternaknya di sawah.

Kolam Gantung Mewah Gratis Dituggu-tunggu Warga Surabaya, Peresmian Tunggu Pandemi Covid-19

Selanjutnya kakek Suwarno beristirahat sambil ngrobrol dengan teman petani yang kebetulan ada sawah tersebut.

"Tiba-tiba, di tengah asyik mengobrol korban tidak sadarkan diri dan ternyata langsung meninggal dunia. Kondisi itu membuat teman-temanya terkejut dan langsung melaporkan meninggalnya kakek Suwarno ke perangkat Desa setempat yang meneruskan laporan ke Mapolsek Pace Polres Nganjuk," kata Rony Yunimantara.

Menerima laporan dari perangkat desa, jelas Rony Yunimantara, sejumlah anggota Polsek Pace bersama tim medis Puskesmas Pace langsung datang ke TKP.

5 Gubernur Dipuji Jokowi karena Terbaik Hadapi Covid-19, dari Pulau Jawa Cuma 1 Provinsi

Warkop Dekat TKP Dihampiri Anjing Pelacak setelah Endus Baju Editor Metro TV Yodi Prabowo, Bau Amis?

Saat itu juga, tubuh kakek Suwarno dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan hasilnya tidak ditemukan adanya bekas luka mencurigakan dari tubuhnya.

"Keluarga korban menerima kematian kakek Suwarno dan menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan. Jenazah korbanpun langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," tutur Rony Yunimantara.

Klinik Elshadai Kediri Klaster Baru Penularan Covid-19, Bermula Penyalahgunaan Tempat, Kini Ditutup

Penulis: Achmad Amru Muiz

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved