Berita Arema FC
Inilah Logo HUT ke-33 Arema FC, Usung Jargon 'Sluman Slumun Slamet': Bentuk Ikhtiar Bersama
Arema FC luncurkan jersey edisi khusus HUT klub ke-33. Luncurkan logo angkat jargon Sluman Slumun Slamet di tengah pandemi virus Corona.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC bakal bertambah usia menjadi 33 tahun pada 11 Agustus 2020 mendatang.
Untuk menyongsong sekaligus merayakan HUT klub, manajemen Arema FC telah meluncurkan jersey edisi khusus yang dijual sebanyak 500 pcs dengan harga Rp 500 ribu.
Selain meluncurkan jersey edisi khusus, Singo Edan juga meluncurkan logo ultah ke-33 sekaligus jargon.
• Kondisi Mengerikan Transgender Operasi Kelamin Demi Pacar, Rp 100 Juta Sia-sia, Keadaan Mengenaskan
• Idul Adha 2020 Jadi Kesempatan Bepergian New Normal, Penumpang Domestik Bandara Juanda Meningkat
Untuk logo, terdapat tulisan angka 33 dengan gambar singa dan juga logo Arema FC di masing-masing angka.
Serta di atasnya terdapat tulisan Sluman Slumun Slamet sebagai jargon terbaru Singo Edan di tengah kondisi virus Corona ( Covid-19 ) saat ini
Singo Edan meyakini istilah jawa Sluman Slumun Slamet selalu datang, dirasakan dan menyelamatkan Arema FC dalam setiap menghadapi kesulitan.
• Wali Kota Risma Sebut Surabaya Sudah Zona Hijau: Tren Penularan Covid-19 Turun, Angka Sembuh Naik
Sluman Slumun Slamet dalam arti konstruktif yakni mendapatkan keselamatan keberuntungan atas kehendak Tuhan, dan bukan sekedar keselamatan dari asal kata selamat dari bahaya, tapi lebih dari itu semua.
Dari apa yang dijalani, dirasakan, maka sebagai wujud rasa syukur Manajemen Arema FC agar dalam perjalanan kedepan selalu diberi perlindungan, keselamatan dan kelancaran.
"Maka di usia 33 Tahun Arema FC, kami menjadikan Sluman Slumun Slamet sebagai jargon penyemangat kami dan semua yang mencintai Arema FC. Sluman Slumun Slamet, semoga Arema FC tetap terjaga, terlindungi, eksis kapanpun, berlimpah keberuntungan," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Minggu (2/8/2020).
"Sluman Slumun Slamet juga bagian dari ikhtiar kebersamaan, kebersatuan semua pihak juga Aremania, kami optimis momentum 33 tahun ini Aremania kompak bersatu, kompak bersama lewati kesulitan, meski tanpa penonton, kami yakin mereka akan bergerak bersatu dengan cara mereka mencintai kebanggaannya," tambahnya.
Penulis: Dya Ayu
Editor: Heftys Suud