Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Persebaya Surabaya

Soal Kepulangan Pemain Asing Ke Indonesia, Ini Yang Menjadi Kekhawatiran Persebaya

Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman, memastikan bahwa soal rencana kepulangan pemain asing Persebaya ke Indonesia,

Penulis: Khairul Amin | Editor: Yoni Iskandar
Kolase TRIBUNJATIM.COM/HABIBUR ROHMAN - SUGIHARTO
Skuad Persebaya Surabaya berfoto sebelum laga Persebaya vs Persipura Jayapura, Jumat (13/3/2020) - Pelatih Persik Kediri. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman, memastikan bahwa soal rencana kepulangan pemain asing Persebaya ke Indonesia, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan banyak pihak.

Terutama untuk mengantisipasi kendala teknis dalam proses pemulangan pemain akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Kami sudah berkomunikasi dengan temen-temen migrasi tentang opsi-opsi seperti apa. Kami juga komunikasi dengan pemain dan agennya," kata Ram Surahman.

"Soal masuk ke Indonesia, kami juga sudah komunikasi dengan Kemenpora, untuk pemain-pemain yang dibutuhkan dan sudah memiliki KITAS, mereka bisa masuk, ada perlakuan khusus, info yang saya dapat seperti itu," tambah Ram.

Dengan situasi seperti saat ini, tambah Ram, justru yang dikhawatirkan bukan di Indonesia.

Namun, perizinan di negara masing-masing pemain akibat belum meredanya pandemi.

Musim ini, terdapat empat pemain asing di Persebaya. David da Silva (Brasil), Aryn Williams (Australia), Mahmoud Eid (Iraq/Swedia), dan Makan Konate (Mali).

Mayat Membusuk Ditemukan di Sumberejo Kota Batu, Belum Tahu Identitasnya

Ada Peringatan 6 Bulan Lalu Seluruh Beirut Meledak yang Tak Digubris, Cerita Awal Ledakan Lebanon

Atta Halilintar Bongkar Alasan Rizky Billar Merasa Cocok sama Lesty Kejora: Nyambung sama Elu Gitu?

Dari empat pemain tersebut hanya Makan Konate yang tidak pulang dan memilih menetap di Surabaya saat pandemi.

"Yang jadi soal nanti itu bukan di Indonesia. Contoh di Australia, yg kami denger itu pemerintah melarang warganya untuk bepergian dulu," jelasnya kepada TribunJatim.com.

"Ini kan masih informasi sepotong, kami tunggu besok hari Jumat (7/8/2020) seperti apa, kemudian sikap Persebaya seperti apa, nanti kami beresin hal teknisnya," tegas pria asal Gresik, Jawa Timur itu.

Hari Jumat (7/8/2020) besok akan ada manajer meeting di Jakarta.

Ini merupakan meeting tatap muka pertama antara klub dan PSSI dan LIB memasuki masa Pandemi Covid-19.

Sejauh ini, koordinasi dalam membahas tentang kelanjutan kompetisi dilakukan secara virtual.

Dengan bertemu secara langsung, Ram berharap, persoalan yang selama ini belum mendapat jawaban secara detail, bisa terjawab.

Ram tidak memungkiri, sejauh ini masih banyak pertanyaan dari klub belum bisa dijawab dengan baik oleh PSSI atau LIB.

"Persebaya berharap, pertemuan besok bisa terjadi tuntas apa-apa yang menjadi pertanyaan selama ini, nanti setelah ini baru akan kami lihat seperti apa," pungkasnya. (amn/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved