Breaking News:

Tes Spesimen Covid-19 di Nganjuk Terkendala, Gubernur Jatim Khofifah Bakal Kirim Mobil PCR

Khofifah menegaskan bahwa akan mengirim mobile molecular laboratory atau PCR Mobile yang dimiliki oleh Pemprov Jatim ke Kabupaten Nganjuk.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Pipin Tri Anjani
Surya/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Nganjuk, Senin (24/8/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk terus mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk di Kabupaten Nganjuk

Dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Senin (24/8/2020), ditemukan bahwa kendala yang mendominasi di Kabupaten Nganjuk adalah minimnya alat tes PCR.

Menyikapi hal tersebut Khofifah menegaskan bahwa besok lusa mobile molecular laboratory atau PCR Mobile yang dimiliki oleh Pemprov Jatim akan dikirimkan ke Kabupaten Nganjuk.

Akhirnya Calon Mantu Idaman Umi Kalsum Bocor, Sosok Jauh Bukan Artis, Ayu Ting Ting Siap Dipinang?

Cerita Sebenarnya Hilangnya Ehsan di Hutan Bambu, Tetangga Syok Punggungnya Ditepuk, Relawan Bingung

Dengan begitu harapannya tes masif akan bisa dilakukan dan hasil spesimen bisa segera cepat didapatkan.

“Kita sudah memiliki mobile PCR sudah kami tanyakan pada dr Joni sebagai Dirut RSUD dr Soetomo yang mengendalikan mobil PCR itu ternyata sedang longgar jadi akan bisa digeser ke Nganjuk untuk menyelesaikan antrian spesimen dengan cepat,” kata Khofifah.

Dikatakan Khofifah bahwa mobil PCR keliling ini memiliki kapasitas tes yang cukup besar. Mobil tes PCR  khusus Covid-19 ini memiliki kapasitas hingga 300 spesimen dalam sehari. Sehingga dapat membantu percepatan uji spesimen di Kabupaten Nganjuk.

Sebagaimana diketahui bahwa sampai saat ini kondisi Kabupaten Nganjuk masih zona oranye.

VIRAL TERPOPULER: Bocor Calon Mantu Idaman Umi Kalsum hingga Sejoli Tewas Tanpa Busana di Hotel

Total di Jawa Timur saat ini ada sebanyak 26 kabupaten kota yang statusnya masih oranye.

Lalu 10 kabupaten kota masuk zona kuning dan dua kabupaten kota berstatus zona merah.

Terkait memperbanyak tes massal, dikatakan Khofifah upaya itu masih terus dilakukan. Saat ini di Jawa Timur sudah ada sebanyak 53 mesin PCR. Kemudian sebanyak 23 mesin tes TCM. 

Dengan total mesin PCr dan TCM tersebut maka total kapasitas tes spesimen di Jawa Timur mencapai 4.000 hingga 5.349 spesimen per hari.

VIRAL Pria Naksir Dokter Cantik & Kini Nikah, Pura-pura Jadi Pasien Cerewet: 4 Bulan WA Gak Dibalas

“Updatenya saat ini sudah 927.529 orang warga Jatim yang sudah dilakukan rapid test. Rapid test yang dilakukan Jatim ini menjadi yang tertinggi di Indonesia. Sedangkan untuk yang sudah swab test, kita sudah melakukan pemeriksaan pada 197.639 spesimen,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dalam rakor bersama Forkopimda Kabupaten Nganjuk hari ini, Khofifah juga menekankan gerakan Nganjuk bermasker.

Dengan adanya Perda Trantibum yang sudah diselaraskan dengan Inpres terkait sanksi pelanggaran protokol kesehatan, maka ia memesankan ke Bupati Nganjuk agar penegakan masyarakat bermasker, menjaga jarak, dan mencuci tangan lebih diperketat. (SURYA/Fatimatuz Zahroh)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved