Breaking News:

Pengedar Narkoba di Sampang Diringkus Polisi, Lokasi Bukan di Ponpes, Begini Kronologi Sebenarnya

Pelaku kasus narkoba jenis sabu yang sempat menggerkan Pondok Pesantren (Ponpes) di Sampang ditangkap polisi.

TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Mattahom (33) tidak berkutik saat berada di Mapolres Sampang, Jumat (28/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG – Pelaku kasus narkoba jenis sabu yang sempat menggerkan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amin Sumber Telor Desa Pandiyengan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura pada 24 Agustus 2020, kemarin telah berhasil diamankan Polres Sampang, Jumat (28/8/2020).

Pelaku tersebut merupakan Mattahom (33) warga Kabupaten Sampang, Madura yang diketahui sebagai pengedar.

Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz mengatakan, bahwa kronologi transaksi itu berawal dari pelaku menyelipkan sabu terbungkus plastik klip bening seberat 2,5 gram ke peci anak kecil yang merupakan keponakannya sendiri.

Baru Terbongkar Urusan Ranjang, Kegenitan Nagita Buat Kaget Semua, Istri Raffi Tersipu: Dia Suka

1 Tahun Nikah, Urusan Kamar Jennifer Jill-Ajun Terkuak, 3 Hari 3 Malam, Melaney: Kok Mau Kawinin?

Saat menyelipkan barang haram itu, keponakannya tidak mengetahuinya, hanya saja menuruti perintah dari pelaku agar datang kesuatu lokasi yang tidak jauh dari TKP.

“Untuk lokasinya tidak didalam pondok melainkan 700 meter dari pondok pesantren,” ujarnya.

Kemudian, saat hendak menuju ke lokasi yang disuruh oleh pelaku, keponakannya itu diantar oleh kakaknya yang merupakan santri Ponpes Darul Amin Sumber Telor Desa Pandiyengan.

Tragis Pernikahan Pria & Polwan, 5 Bulan Suami Ditipu Keluarga Besan, Istrinya Gadungan, Terbujuk

Sedangkan, AKBP Abdul Hafidz saat disinggung soal tujuan pelaku menyelipkan sabu dan menyuruh keponakannya untuk menuju ke lokasi itu tidak dapat menjelaskannya.

Sebab, pihaknya berdalih saat ini kasus narkoba itu masih dalam pengembangan lebih lanjut.

Sementara, pelaku berhasil diamankan pada 27 Agustus 2020, sekitar pukul 17.20 WIB di Desa Astapah Kecamatan Omben, Sampang.

“Pelaku disangkakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 juncto 132 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 20 tahun penjara,” tegasnya.

Penulis: Hanggara Pratama

Editor: Pipin Tri Anjani

VIRAL Mempelai Pria Tak Pakai Masker Dihukum Push Up di Pelaminan di Pasuruan, Tamu Ramai Menonton

Sepi Job Dampak Corona, Nassar Eks Muzdalifah Kini Jualan Donat Demi Hidup: Mbak Inul Dagang Rawon

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved