Breaking News:

Kendaraan Plat Merah Milik Pemkab Sumenep Banyak yang Belum Bayar Pajak, Samsat Kirim Surat Tagihan

PPKAD Kabupaten Sumenep, Imam Hidayat mengatakan hingga saat ini masih banyak kendaraan baik roda dua atau roda empat menunggak bayar pajak.

TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Satu di antara mobil dinas yang belum bayar pajak di Kabupaten Sumenep. 

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Kepala Bidang Aset, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep, Imam Hidayat mengatakan hingga saat ini masih banyak kendaraan baik roda dua atau roda empat menunggak bayar pajak.

Bahkan kata Imam Hidayat, pihaknya mengakui jika sering didatangi petugas dari Samsat setempat untuk mengantarkan surat tagihan tunggakan pajak kendaraan dinas (plat merah).

"Saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya, karena datanya banyak," kata Imam Hidayat, Sabtu (29/8/2020).

Baru Terbongkar Urusan Ranjang, Kegenitan Nagita Buat Kaget Semua, Istri Raffi Tersipu: Dia Suka

BERITA TERPOPULER SELEB: Potret Chetryn Peto Kakak Kandung Betrand hingga Nassar Kini Jualan Donat

Rata-rata kendaraan tersebut katanya, milik instansi pemerintah (mobil dinas) yang lambat membayar pajak mulai dari yang ada di dilingkungan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan hingga desa.

Namun Imam Hidayat tidak menjelaskan, sudah berapa tahun kendaraan plat merah tersebut nunggak bayar pajak.

Ditanya bagaimana penindakannya secara aturan, pihaknya mengaku terkait pajak kendaraan pelat merah menjadi tanggungjawab masing-masing OPD.

"Sebab kalau terkait ini merujuk pada Kemendagri Nomor 19 Tahun 2016. Mulai dari perencanaan, pengamanan, hingga pelaporan. Sudah menjadi tanggungjawab mereka untuk membayar pajak," katanya.

VIRAL TERPOPULER: Gugatan RCTI yang Ancam Kebebasan Live di Medsos - Pernikahan Beda Usia 18 Tahun

Pihaknya berujar, jika tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan bagi OPD yang lambat membayar pajak kendaraan dinas.

"Kami tidak berwenang terkait pajaknya," ucapnya.

BPPKAD Sumenep menegaskan, juga tidak dapat memberi sanksi apapun terhadap penanggungjawab kendaraan dinas yang lambat bayar pajak.

1 Tahun Nikah, Urusan Kamar Jennifer Jill-Ajun Terkuak, 3 Hari 3 Malam, Melaney: Kok Mau Kawinin?

"Hanya sanksi denda dari Samsat. Bisa saja sanksi tilang dari Lantas kalau terjaring razia," katanya.

Pengelola Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sumenep, Abdur Rahman membenarkan jika hingga sekarang masih ada plat merah yang nunggak bayar pajak.

"Masih ada sampai sekarang," singkatnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved