Breaking News:

1.000 Anak Yatim Piatu di Kabupaten Nganjuk Dapatkan Santunan, Tahun Depan Bakal Disediakan Beasiswa

Sebanyak 1.000 anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk mendapatkan santunan dari gerakan koin bagi anak yatim piatu program NU Care-LazizNU.

Istimewa/TibunJatim.com
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat memberikan santunan kepada perwakilan 1000 anak Yatim Piatu di Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebanyak 1.000 anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk mendapatkan santunan dari gerakan koin bagi anak yatim piatu program NU Care-LazizNU.

Kegiatan yang dimulai sejak 2,5 tahun lalu tersebut dimaksudkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan hidup para anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, kegiatan pemberian bantuan bagi anak yatim piatu di bulan Muharram (Tahun Islam) tersebut dilaksanakan secara serentak di masing-masing kantor Kecamatan Se-Kabupaten Nganjuk.

Sosok Kakak Kandung Dory Harsa Jarang Disorot, Ipar Nella Cantik Berhijab, Pekerjaan Tak Sembarangan

Tragedi Suami Bunuh Diri Disusul Istri, Tinggalkan Surat Pilu, Nasib Tragis Sehari Pasca Ijab Kabul

"Kami berharap kegiatan santunan ini banyak memberi manfaat bagi anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk, terlebih saat ini terjadi Pandemi Covid-19 sehingga adanya bantuan tersebut bisa meringankan beban hidup anak yatim piatu," kata Novi Rahman Hidhayat, Minggu (13/9/2020).

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, tanggal 1 Muharam selain hari raya umat Islam juga merupakan Rari Raya Yatim Piatu.

Untuk itu hendaknya moment yang baik tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap anak yatim piatu sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Tragedi Suami Bunuh Diri Disusul Istri, Tinggalkan Surat Pilu, Nasib Tragis Sehari Pasca Ijab Kabul

Selain itu, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, pihaknya berharap pada tahun 2021 mendatang bea siswa siswa bagi seluruh anak Yatim Piatu di Kabupaten Nganjuk bisa diwujudkan.

Dengan demikian, jenjang pendidikan formal bagi anak yatim piatu bisa tetap terjamin kelangsunganya tanpa ada kendala tidak adanya biaya.

"Untuk itu, program santunan dan rencana pemberian beasiswa nantinya akan mampu mengangkat derajat anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk, menuju Kabupaten yang baldatun thhoyibattun wa ra'bun ghoffur. Amiin Yaa Robbal'alamiin," tandas Novi Rahman Hidhayat.

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, Pemkab Nganjuk dalam upaya membangun SDM unggul di Kabupaten Nganjuk akan melibatkan semua generasi muda. Termasuk anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk tidak boleh ketinggalan untuk bisa mendapatkan kesempatan sebagai SDM unggul nantinya.

"Maka dari itu, bila nantinya anak yatim piatu di Kabupaten sudah mendapatkan beasiswa maka mereka bisa menempuh pendidikan formal setinggi-tingginya untuk masa depan yang lebih baik," tutur Novi Rahman Hidhayat. (SURYA/Achmad Amru Muiz)

Editor: Pipin Tri Anjani

Pengakuan Eks Istri Dory Harsa Bahas Sosok Asli, Soal Isu Selingkuh Terjawab, Masa Lalu Suami Nella

Detik-detik Rumah Warga Madiun Ludes Terbakar, Kerugian Sampai Rp 30 Juta, Obat Nyamuk Jadi Sebab

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved