Berita Persebaya Surabaya
Waketum PSSI Angkat Bicara Soal Homebase Persebaya, Beri Saran Pindah ke Yogyakarta
Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto angkat bicara terkait masalah yang menimpa Persebaya Surabaya jelang bergulirnya Liga 1 2020.
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto angkat bicara terkait masalah yang menimpa Persebaya Surabaya jelang bergulirnya Liga 1 2020.
Dimana homebase Persebaya sampai saat ini belum jelas setelah markas mereka di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) masih proses renovasi terkait Piala Dunia U-20 2021.
Persebaya sejatinya sudah berkomunikasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk pindah homebase ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo, tapi kembali ada masalah.
• Tertusuk Jarum, Abu Rizal Menepi dari Latihan Persebaya, Aji Ketar-Ketir Daftar Cederanya Bertambah
• Pemulihan Cedera, Pelatih Persebaya Prediksi M Syaifuddin Absen Hingga Bulan Depan
Kini, masalahnya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak mengeluarkan izin penggunaan stadion karena mempertimbangkan pandemi di Sidoarjo yang belum terkendali.
Padahal stadion berkapasitas 35.000 penonton itu juga akan digunakan sebagai homebase dua klub lainnya seperti Madura United dan Bhayangkara FC.
Terkait masalah itu, Iwan Budianto menyebut akan melakukan pengecekan dan melihat rencana cadangan apa yang telah disusun oleh pihak operator kompetisi.
"Nanti saya cek lagi dan lihat apa back up plan yang dibuat kalau seandainya tidak boleh disana (Stadion Delta)," kata Iwan Budianto ditengah sidak venue Piala Dunia U-20 di Surabaya, Jamat (18/9/2020).
Namun, Iwan Budianto menyebut solusi paling mudah bila klub tidak bisa mendapatkan homebase pilihan maka akan diarahkan bermain di Yogyakarta.
Mengingat di Jogja juga ada stadion yang digunakan bersama-sama seperti Stadion Sultan Agung, Bantul menjadi kandang Bali United, Persija Jakarta dan PSM Makassar.
"Tapi saya dengar akan difokuskan ke Jogja semua. Bisa jadi, tapi lebih tepatnya biar LIB yang sampaikan," jelas pria yang sempat menjabat sebagai CEO Arema FC itu.
Untuk Madura United sendiri sudah menemukan solusi untuk kembali menggunakan markas mereka di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Sementara itu, Bhayangkara FC memang menjadikan Stadion Delta Sidoarjo sebagai opsi setelah Pemprov DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/waketum-pssi-iwan-budianto-hadir-dalam-sidak-ke-stadion-gelora-10-november.jpg)