Restoran Ayam Bakar Pak 'D' Ikuti Tren Menu Ayam Geprek dengan Ragam Topping

menu ayam geprek menjadi primadona di hampir seluruh restoran Indonesia. Tak turut ketinggalan, Restoran Ayam Bakar Pak 'D' menyediakan menu serupa

Penulis: Akira Tandika | Editor: Yoni Iskandar
ahmad Zaimul Haq/suraya
Ayam Bakar Pak 'D' menyajikan menu ayam geprek dengan enam varian topping yang menyesuaikan selera konsumen. Ayam geprek merupakan menu baru yang disajikan Ayam Bakar Pak 'D' lantaran banyaknya permintaan dari pelanggan. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beberapa tahun terakhir, menu ayam geprek menjadi primadona di hampir seluruh restoran Indonesia. Tak turut ketinggalan, Restoran Ayam Bakar Pak 'D' pun menyediakan menu serupa.

"Menu ayam geprek ini merupakan wujud dari banyaknya permintaan dari masyarakat. Memang, kesannya agak tertinggal, karena menu ini baru hadir sekitar enam bulan terakhir. Namun, karena ini merupakan permintaan langsung dari pelanggan, saya optimis menu ini juga bisa laris di pasaran," terang Owner Ayam Bakar Pak 'D' Erik Marsudi Utomo.

Erik menambahkan, hal-hal yang membuat ayam geprek milik ini lebih spesial dari lainnya yakni tambahan topping hingga tawaran harga.

"Kami tidak hanya menghadirkan ayam geprek original menggunakan sambal bawang, tapi juga adanya tambahan topping aneka sambal dan keju mozarella yang banyak diminati masyarakat," katanya kepada TribunJatim.com.

Selain rasa, harga juga menjadi daya tarik lain dari ayam geprek ini. Mengikuti kebanyakan menu di Ayam Bakar Pak 'D' yang tergolong ramah di kantong, ayam geprek ini pun ditawarkan dengan harga serupa.

Nyetir Ugal-ugalan Seolah Lagi Ngetril, Remaja Ponorogo dan Motornya Tercebur ke Telaga Ngebel

Tragis, Suami Belah Perut Istri Hamil karena Kepo, Khawatir Bayinya Perempuan, Endingnya Memilukan

Kasus Pembunuhan Bermotif Asmara di Pasuruan, Ada Tujuh Sabetan Ditubuh Korban

"Hanya sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu saja. Meski menu ini kami tawarkan dengan harga murah, namun untuk kualitas rasa tetap bisa diadu," ujar Erik kepada TribunJatim.com.

Di sisi lain, chef Ayam Bakar Pak 'D' Reza Maulana mengaku tidk sembarangan mengolah ayam untuk sajian ayam geprek.

Ia menggunakan ayam yang fresh dan berusia muda agar saat dimakan tidak terlalu keras.

"Kemudian untuk tahapan berikutnya, ayam akan melalui tahapan marinasi dulu selama satu hari penuh menggunakan camputan bumbu tradisional," jelasnya.

Apabila sudah, ayam tinggal dilumuri tepung crispy dan dihoreng hingga berwarna kecoklatan. Tak lupa menambahkan topping sesuai selera konsumen. (Akira/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved