BMKG Karangkates Pastikan Alat Deteksi Tsunami di Malang dalam Kondisi Baik
BMKG Karangkates Malang memastikan, alat deteksi dini tsunami di wilayahnya berfungsi dengan baik.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Karangkates Malang memastikan, alat deteksi dini tsunami di wilayahnya berfungsi dengan baik.
Dia mengatakan, alat bernama Warning Receiver System ( WRS ) telah dipasang di beberapa titik wilayah Kabupaten Malang.
“Berfungsi dengan baik dan kami telah memasang 8 WRS di Kabupaten Malang dan Kota Malang. Sehingga bisa digunakan untuk pemberitahuan antisipasi dan evakuasi masyarakat,” kata Kepala BMKG Karangkates Malang, Musripan ketika dikonfirmasi pada Minggu (27/9/2020).
Musripan menyadari, wilayah pesisir selatan Pulau Jawa berpotensi terjadi gempa dan tsunami.
Menurutnya, potensi tersebut bukanlah kabar yang baru.
• Paslon SanDi dan Ladub Kompak Tak Mau Sampaikan Nominal Dana Kampanye untuk Pilkada Malang 2020
• Hanya Butuh Waktu 3 Menit, Pria di Kota Batu Gasak Uang di Kota Amal Musala, Aksinya Terekam CCTV
Untuk wilayah Jawa Timur wilayah Malang, Pacitan, juga Banyuwangi tak luput dari potensi bencana tersebut.
Kondisi ini dijelaskan Musripan karena ada riwayat gempa besar pada ratusan tahun silam.
Dia menyebut istilah tersebut sebagai zona gap.
"Jawa Timur bagian timur seperti Banyuwangi kan sudah pernah tsunami tahun 90an. Untuk Malang, kami tidak bisa memastikan secara pasti,” jelas Musripan.
Editor: Dwi Prastika
• Matahari Bercincin di Malang Bikin Heboh Sosmed, Pertanda Covid-19 Sirna? Ini Penjelasan BMKG Juanda
• Polresta Malang Kota Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Jalan Besar Ijen dan Ruas Jalan Protokol