Inovasi Imigrasi Surabaya, Paspor Hilang, kini Cukup Datang ke BG Junction

Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Surabaya terus membuat inovasi layanan di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yoni Iskandar
sugiharto/surya
Kepala Antor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya , Edy EkoPutranto (kiri) menjelaskan Inovasi layanan inovasi "Si Pelapor Harus Puas" di BG Junction Surabaya, Selasa (13/10/2020). Invovasi yang mendekatkan diro pada masyarakat ini merupakan layanan pertama jemput bola di mall selurih Indonesia. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Surabaya terus membuat inovasi layanan di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Layanan yang terus mendekatkan diri pada masyarakat di Surabaya dan sekitarnya.

Sekarang warga yang kehilangan paspor tidak perlu jauh-jauh ke kantor induk di Kanim Surabaya di Jl Juanda Sidoarjo, sebelum Bandara Juanda Surabaya. Cukup datang ke Unit Layanan Paspor (ULP) Mal BG Junction Surabaya.

Inovasi layanan pengurusan dokumen perjalanan keluar negeri itu dilaunching Selasa (13/10/2020). "Mulai hari ini hingga ke depan, paspor hilang atau rusak bisa diurus di sini," kata Kepala Kanim Kelas I Khusus TPI Surabaya Is Edy Ekoputranto.

ULP BG Junction adalah salah satu unit layanan imigrasi di bawah Kanim Surabaya yang dilakukan di mal. Sudah berjalan sekitar satu tahun layanan Ngadem di mal berada di lantai L1 BG Junction. Namun sebelumnya hanya layanan bikin paspor baru atau perpanjangan.

Namun jika paspor hilang atau rusak, tidak bisa dilayani di ULP BG Junction. Harus ke kantor induk.

"Ini adalah ULP pertama di Indonesia yang melayani pengurusan paspor rusak," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Zaeroji.

Baca juga: Aurel-Atta Persilahkan Rekan Artis Nyumbang Dana Nikah, Endorsement Wujudkan Keinginan Nikah di GBK

Sekretaris Dirjen Imigrasi hadir menyaksikan langsung launching layanan inovatif di ULP BG Juntion tersebut. Hadir pula seluruh pejabat dan perwakilan Kantor Imigrasi lain.

Warga Surabaya juga menjadi saksi kemudahan layanan di ULP di bawah Kanim Imigrasi Surabaya ini. Zaeroji memberi apresiasi khusus kepada Kanim Surabaya. Dia menyaksikan testimoni warga Mojokerto jika paspor mereka hilang sebelum ini harus datang ke Kanim Imigrasi Juanda.

Layanan paspor rusak dan hilang tidak saja bisa dilayani di BG Junction. Layanan SI PELAPOR HARUS PUAS (strategi peningkatan pelayanan paspor hilang/rusak pada unit layanan paspor) juga bisa dilayani untuk diganti di ULP lain.

Selain di ULP BG junction, mengurus paspor hilang bisa di ULP CBD Wiyung dan ULP Mojokerto.

"Kami minta Kanim lain di Jatim bahkan di Indonesia bisa mencontoh terobosan layanan ini. Semua layanan harus memberi kemudahan pada masyarakat," kata Zaeoroji.

Lusi Aninditya, salah satu warga Surabaya mengaku terbantukan dengan layanan inovasi di ULP BG Junction.

"Saya cukup di mal ini, tak perlu ke Juanda. Cukup bawa KTP dan KK. Kami diminta menunggu tiga hari paspor pengganti jadi," kata Lusi.

Kini layanan di ULP BG Junction itu layanannya makin lengkap. Sambil jalan-jalan di mal bersama keluarga sambil mengurus paspor. Tempatnya juga sangat nyaman karena kini lebih luas.

ULP ini tempat layanan dan proses bikin Paspor terpisah. Mulai datang hingga wawncara dan sesi pemotretan terpisah. Termasuk ruang pengambilan paspor juga terpisah. (Faiq/Tribunjatim.com)

 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved