Breaking News:

Kapolda Jatim Minta Buruh Tidak Unjuk Rasa Anarkis, Ingatkan Pandemi: Kesehatan Harus Diperhatikan

Terkait unjuk rasa lanjutan menolak UU Cipta, Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran wanti-wanti protokol Covid-19: kesehatan harus diperhatikan.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran mengimbau kepada buruh yang turut dalam unjuk rasa lanjutan menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law pada hari ini, Selasa (27/10/2020) untuk tidak anarkis. 

Selain itu, ia juga mengharapkan para demonstran tetap menajaga protokol kesehatan.

Sehingga, tidak ada kluster baru di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ) yang belim reda ini.

Baca juga: Baim Wong Kelabakan Cari Kiano yang Hilang di Rumah Raffi Ahmad, Paula Verhoeven Ketakutan

Baca juga: Nathalie Holscher Naik Darah Adik Manfaatkan Calon Kakak Ipar Kaya, Calon Istri Sule: Nggak Mikir?

 “Berunjuk rasa adalah hal yang dilindungi oleh undang-undang. Akan tetapi, saat pandemi seperti ini alangkah baiknya unsur kesehatan harus diperhatikan,” ujarnya. 

Fadil menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi tindakan anarkisme dalam bentuk apapun. Untuk itu, Fadil meminta buruh tetap tertib dan tidak melakukan pengrusakan hingga anarkisme.

"Kami TNI Polri bersama pemerintah melayani masyarakat. Kalau Anda tertib melaksanakan unjuk rasa, kami pasti juga akan menghadapinya dengan ikhlas, melayaninya dengan tulus," kata Fadil.

Namun sebaliknya, jika pihaknya menemukan perusuh dalam demonstrasi, Fadil menegaskan akan memberikan sanksi sesuai dengan perbuatannya.

"Tapi kalau Anda merusak fasilitas umum, membakar halte, dan merusak lampu, kamera, masak kami diamkan. Kami tidak boleh kalah dengan perilaku anarkisme," pungkasnya.

Penulis: Syamsul Arifin

Editor: Heftys Suud

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved