Pilkada Kabupaten Kediri
PDIP Gembleng Kader Milenial Jadi Pemimpin, Mas Dhito Siapkan Program Atasi Overload TPA Sekoto
PDI Perjuangan gembleng kader milenial untuk jadi pemimpin, Mas Dhito siapkan program atasi overload TPA Sekoto Kediri.
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - PDI Perjuangan menggembleng kader milenial untuk menjadi pemimpin yang baik. Untuk itu, semua kader milenial PDI Perjuangan diminta Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, turun ke masyarakat untuk melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
Wejangan Megawati Soekarnoputri tersebut diikuti Calon Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Pria yang akrab disapa Mas Dhito itu setiap hari blusukan ke pasar, sawah, desa wisata, UMKM, hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekoto.
“Wejangan Bu Mega ini membuat saya sebagai kader milenial PDI Perjuangan semakin tertantang untuk membuktikan bahwa generasi milenial bisa membawa perubahan yang lebih baik,” ujar Mas Dhito, Sabtu (31/10/2020).
Kemarin, Mas Dhito kembali blusukan. TPA Sekoto menjadi lokasi yang ditujunya.
Di sana, Mas Dhito menyerap aspirasi masyarakat dan makan siang bersama warga TPA Sekoto. Ironisnya, sebagian besar tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Dari 40 pemulung hanya 21 orang yang mendapat bantuan,” ujarnya.
Selain akan melakukan pendataan penerima bantuan agar tepat sasaran, Mas Dhito juga menyoroti masalah pengelolaan sampah di TPA Sekoto. Pengelolaan sampah di sana masih belum maksimal. Semua sampah yang diangkut ke TPA tanpa dipilah. Sehingga, sampah organik dan unorganik menjadi satu.
Padahal, harusnya sampah organik dan anorganik sudah dipilah mulai dari rumah tangga dan tempat pembuangan sementara (TPS) sebelum diangkut ke TPA Sekoto.
“Kabupaten Kediri hanya memiliki satu TPA saja. Ini sudah overload. Semakin lama akan semakin sempit TPA ini bukan semakin luas,” ingatnya.
Untuk itu, program 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) harus benar-benar dijalankan.
“Bank sampah di desa-desa harus didirikan dan dimaksimalkan sehingga sampah yang masih bisa digunakan untuk kerajinan dan pupuk harus dimanfaatkan lagi,” tandas putra Pramono Anung Wibowo ini.
Mas Dhito juga mengajak generasi milenial yang tergabung di karang taruna untuk bersatu membuat terobosan-terobosan untuk kemajuan daerahnya.
“Generasi muda harus mau membawa pacul ke sawah, melihat kondisi pasar dan UMKM. Kemudian, space-space kreatif mana yang bisa dioptimalkan generasi milenial itulah yang harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Mas Dhito mengatakan, sebagai anak muda, dia merasakan kebahagiaan yang luar biasa jika bisa membantu sesama.
“Idealisme untuk berbuat kebaikan untuk sesama inilah kebahagiaan yang luar biasa bagi seorang anak muda,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/calon-bupati-kediri-hanindhito-himawan-pramana-blusukan-ke-tpa-sekoto.jpg)