Berita Madura United

Komentar Kiper Madura United Soal Kompetisi Liga 1 yang Kembali Ditunda

Alasan efektivitas, kiper Madura United, Satria Tama menyebut bahwa lebih baik kompetisi musim ini dihentikan total.

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Penjaga gawang Madura United, Satria Tama, seusai laga Madura United vs Persebaya Surabaya pada laga Grup A Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Alasan efektivitas, kiper Madura United, Satria Tama menyebut bahwa lebih baik kompetisi musim ini dihentikan total.

Ia beralasan, jika kompetisi musim ini tetap digelar seperti keputusan PT LIB akan digulirkan kembali bulan Februari 2021 mendatang, akan berdampak buruk pada gelaran kompetisi musim 2021.

Baca juga: TERPOPULER BOLA: Jefferson Formigao Pulang Kampung ke Brazil hingga 11 Pemain Ajax Positif Covid-19

Baca juga: 4 Khasiat Membaca Sholawat Nariyah, Dilengkapi Teks Bacaan Tulisan Arab Latin, Dimudahkan Rezekinya

"Kalau pendapat saya sendiri, itu (kompetisi) lebih baik diberhentikan, jadi tahun 2020 clear, dimulai lagi tahun 2021," kata Satria Tama, dikutip dari akun Youtube KMavis Official, Selasa (3/11/2020).

"Kalau liga 2020 ditaruk di tahun 2021, tentu untuk mengawali liga di 2021 itu sangat mepet," tambah kiper asal Sidoarjo, Jawa Timur tersebut.

Pasalnya, lanjutan kompetisi Liga 1 2020, jika sesuai format awal (home-away) masih menyisakan 31 laga, dipastikan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Ia mencontohkan, sesuai jadwal awal yang direncanakan dimulai bulan Oktober 2020, baru akan selesai Februari 2021.

Baca juga: Hasil Real Madrid Vs Inter Milan, Los Blancos Bungkam Nerazzurri, Menang dengan Skor 3-2

Baca juga: Hasil Atalanta Vs Liverpool - Diogo Jota Cetak Hattrick, The Reds Habisi La Dea 5-0

"Kalau kami dimulai tahun depan, taruhlah mulai Januari 2021, bulan Mei baru berhenti kami," tutur pemain 23 itu.

Apalagi, tahun depan di bulan Mei-Juni, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dinia U-20.

"Kami tahu ada Piala Dunia U-20, di dalam event itu pasti ada venue yang digunakan, gak mungkin kompetisi berjalan secara bersamaan," paparnya.

Baca juga: Jelang MotoGP Eropa - Nasib Valentino Rossi Belum Jelas, Yamaha Siapkan Pembalap Pengganti

Baca juga: Persebaya: Hentikan Kompetisi Tahun Ini, Fokus ke Musim depan

Dengan pertimbangan tersebut, Satria Tama menyebut bahwa sebaiknya kompetisi 2020 di stop total, untuk selanjutnya dimulai kompetisi baru 2021.

"Tentu persiapan akhirnya bagus, gak mepet-mepet dan kita semua juga bisa mempersiapkan dengan baik," katanya.

"Tapi kembali lagi, kami sebagai pemain harus mengikuti peraturan yang dibuat PSSI. Untuk PSSI, harapan saya pada keputusan itu juga enak," pungkas Satria Tama.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved