Breaking News:

Banyuwangi Gencarkan Program Tebar Ikan Terkendali, Jaga Kebersihan Sungai

Dinas Perikanan Banyuwangi terus menggalakkan program Tebar Ikan Terkendali (Barkanli) di sungai-sungai.

Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Anas mengunjungi kawasan Kali Seng untuk melihat kebersihan, dan menebar benih ikan. 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Dinas Perikanan Banyuwangi terus menggalakkan program Tebar Ikan Terkendali (Barkanli) di sungai-sungai. Program tersebut berhasil mengubah kawasan di sekitar sungai terlihat lebih bersih.

Seperti yang terlihat di kawasan Kali Seng, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. Kali yang membelah wilayah pemukiman di kawasan tersebut dipenuhi ratusan ikan nila.

Banyaknya ikan beraneka jenis warna yang berenang di sungai ini akhirnya membuat warga segan membuang sampah di sungai.

"Ide semacam ini sangat bagus, bagaimana membuat warga sekitar menjadi sungkan saat membuang sampah di sungai. Cara unik ini berhasil menyulap sungai kumuh menjadi lokasi yang menarik," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Anas berkesempatan mengunjungi kawasan Kali Seng untuk melihat kebersihan lingkungan di sana. Sebelumnya Anas juga mengunjungi program serupa di Lingkungan Pondakan, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi dan di Lingkungan Manggisan, Banyuwangi. Warga memanfaatkan sungai yang ada di pemukimannya menjadi tempat pembudidayaan ikan.

Baca juga: Reaksi Sendu Irwansyah saat Zaskia Sungkar Divonis Sulit Punya Anak, Paling Gede, Keajaiban Datang

Baca juga: Nestapa Valentino Rossi Tak Kunjung Sembuh dari Covid-19: Virus Ini Sangat Serius dan Kompleks

Baca juga: Harga Tiket Masuk Claket Adventure Park, Wisata Alam Mojokerto, Nikmati Selfie di Lembah Cinta

"Dengan diubah menjadi lokasi penebaran ikan secara terkendali, maka otomatis warga akan ikut menjaga kebersihan sungai. Kalau bisa warga juga membuat semacam atraksi di sekitar sini,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Warga pun menjelaskan kepada Bupati Anas bahwa hampir setiap akhir pekan warga di sekitar sungai makan ikan bareng-bareng di sekitar situ. Ada yang dibakar, ada pula yang digoreng.

"Kami sering kok makan ramai-ramai di sekitar sini. Ikan yang sudah besar-besar, biasanya kami ambil untuk dikonsumsi ramai-ramai," ujar salah seorang warga kepada TribunJatim.com.

Kepala Dinas Perikanan, Hari Cahyo Purnomo, mengatakan potensi perikanan budidaya di kawasan ini merupakan salah satu upaya restocking terhadap potensi perikanan Banyuwangi.

“Ini adalah upaya restocking, agar persediaan ikan di Banyuwangi aman. Sebelumnya Banyuwangi sudah punya gerakan Masyarakat Pangan Mina Lestari (Gema Pamili) menuju eko wisata. Kami ingin terus kembangkan di semua sektor, baik di perikanan laut, pantai maupun darat. Sungai yang berda di kawasan permukiman, menjadi target utama kami,” kata Hari kepada TribunJatim.com.

Hari menjelaskan saat ini ada belasan sungai yang menjadi sasaaran program. “Kami tebar ribuan bibit ikan nila dan tombro di sepanjang sungai. Selain menjaga kebersihan sungai, juga untuk meiningkatkan konsumsi di kalangan warga,” pungkas Hari. (Haorrahman/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved