Breaking News:

Apotek Online Lifepack

Nutritionist Lifepack dan Jovee Ajarkan Dokter Cilik Cara Memahami Label Produk dan Nilai Gizi

Apotek digital Lifepack & Jovee, aplikasi rekomendasi suplemen dan multivitamin secara personal kembali mengadakan kegiatan Dokter Cilik.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Yoni Iskandar
akira tandika/Surya
Suasana pertemuan kelas online Dokter Cilik Batch 2020 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Apotek digital Lifepack & Jovee, aplikasi rekomendasi suplemen dan multivitamin secara personal kembali mengadakan kegiatan Dokter Cilik.

Pada pertemuan kelas online Dokter Cilik Batch 2020 ini, Nutritionist Lifepack dan Jovee Kelvin Halim mengajak para dokter cilik untuk memahami label produk dan nilai gizi pada makanan maupun suplemen & multivitamin.

Menurutnya, penting mengetahui makna label produk sebelum mengonsumsinya. Karena lewat label produk, banyak informasi yang disediakan seperti, keamanan produk, kandungan gizi, dan masih banyak lagi.

"Jika sudah mengetahui kandungan gizi dari produk tersebut, akan lebih mudah menyesuaikannya dengan kebutuhan kita," ujar Kelvin kepada TribunJatim.com, Sabtu (14/11/2020).

Kelvin menyebutkan, ada beberapa poin penting yang perlu diketahui dalam membaca label produk di antaranya, nomor izin edar, tanggal kedaluwarsa, dan informasi nilai gizi .

Baca juga: Penting Konsultasi dengan Dokter Saat Sakit! Bisa Konsultasi Gratis di Aplikasi Telemedik Lifepack

Dalam sebuah label kemasan, salah satu poin penting yang harus dibaca adalah mengenai nomor izin edar. Dengan nomor tersebut, kita bisa mengetahui apakah produk tersebut memiliki izin untuk beredar dan dikonsumsi atau tidak.

"Nomor izin edar memiliki dua jenis yakni izin edar BPOM dan izin edar P-IRT. Cara mengecek nomor izin edar cukup mudah, bisa dilakukan di situs BPOM dengan memasukkan nomor izin edar atau menggunakan merk produk tersebut," tuturnya.

Selain itu, mengetahui tanggal kedaluwarsa dari sebuah produk juga sangat penting. Hal ini agar kita dapat mengonsumsi produk pada masa yang benar.

"Misalnya saja ketika adik-adik mengonsumsi suplemen yang sudah expired atau melewati masa terbaiknya. Selain berbahaya, tentu saja nutrisi dalam suplemen tersebut tidak sesempurna sebelumnya," jelas Kelvin.

Kelvin menambahkan, untuk meminimalisir produk multivitamin dan suplemen yang tidak layak dikonsumsi, masyarakat bisa menggunakan aplikasi Jovee untuk mendapatkan rekomendasi suplemen dan multivitamin sesuai kebutuhan tubuh.

“Aplikasi Jovee didukung oleh apoteker serta nutrisionist handal. Sebelum produk sampai kepada konsumen, akan melewati proses tahapan pengecekan produk yang ketat, sehingga produk yang sampai ke konsumen adalah produk yang sangat layak untuk dikonsumsi,” ujar Kelvin.

Terakhir yakni mengetahui nilai gizi dalam suatu produk. Tak kalah penting, informasi nilai gizi juga harus dibaca sebelum mengonsumsi suatu produk.

Dalam sebuah informasi nilai gizi, terdapat empat hal yang wajib diketahui yaitu, takaran saji, jumlah kalori, lemak, dan gula.

"Pastikan kandungan produk tersebut masih dalam angka yang aman untuk dikonsumsi," tandasnya. (Akira/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved