Breaking News:

BPJS Kesehatan Tulungagung

Peserta JKN-KIS Tulungagung Bandingkan Harga Rokok dengan Iuran: Terjangkau, Tak Lebih Rp 200 Ribu 

Peserta JKN-KIS asal Kabupaten Tulungagung bandingkan harga rokok dengan iuran: terjangkau, nggak lebih dari Rp 200.000.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Salah satu peserta JKN-KIS asal Kabupaten Tulungagung, Yudha Prayugo (27). 

Tentu hal ini sangat membantu Yudha dan keluarga. Seandainya saat itu belum memiliki JKN-KIS, Yudha akan kesulitan mencari biaya.

Menurutnya, Program JKN-KIS sangat membantu dan bagus, utamanya bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Menurut saya sangat terbantu, untuk saya sendiri pribadi sudah mengalami, pas waktu bapak rawat inap sampai meninggalnya itu. Mungkin kalau saya nggak punya BPJS mungkin biayanya mahal sekali, dan mungkin bingung, nyari biayanya dimana. Alhamdulillah pas waktu itu punya BPJS jadi sangat terbantu sekali. Jadi sangat bagus untuk masyarakat, utamanya buat yang nggak mampu,” ucapnya.

Ketika disinggung mengenai iuran, Yudha mengaku tidak berat. Dibandingkan dengan membeli rokok, iuran JKN-KIS lebih terjangkau.

“Kalau menurut saya nggak terlalu berat sih. Kalau itungan saja kita beli rokok saja mampu, masa bayar iuran ndak mampu. Setiap hari rokok Rp 15.000 dikali berapa satu bulan, kalau BPJS kan iurannya terjangkau, nggak lebih dari Rp 200.000, kasarannya gitu,” terangnya.

Oleh karena itu, Yudha mengajak bagi yang belum mendaftar agar segera mendaftar, karena ada masa tunggu 14 hari saat pendaftaran pertama, sehingga sebelum sakit sebaiknya sudah persiapan.

Selain itu, bagi peserta JKN-KIS agar rutin membayar iuran, agar ketika sakit bisa digunakan tanpa ada kendala pembayaran.

“Saya sampaikan untuk yang belum mendaftar ya segera mendaftar, kalau daftarnya pas sakit nanti jadi bingung karena harus menunggu 14 hari. Kesadaran masyarakat itu biasanya waktu sakit saja, waktu sehat itu tidak terpikirkan untuk mendaftar. Harusnya sudah jaga-jaga. Bagi peserta JKN-KIS, agar membayar iurannya rutin setiap bulan, supaya nanti pas dipakai tidak ada kendala,” tegasnya.

Sementara itu, Yudha mendoakan BPJS Kesehatan semakin maju, dan berharap pelayanan kesehatannya lebih ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang bekerjasama lebih banyak lagi agar mudah dijangkau peserta yang jauh dari perkotaan. (ar/ck)

Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved