Bek Persebaya Hansamu Yama Pilih Investasi Tanah Sebagai Tabungan di Masa Depan
Pemain Persebaya Surabaya Hansamu Yama bisa menjadi contoh yang tepat bagaimana seorang atlet sepak bola menyiapkan tabungan masa depannya dengan baik
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemain Persebaya Surabaya Hansamu Yama bisa menjadi contoh yang tepat bagaimana seorang atlet sepak bola menyiapkan tabungan masa depannya dengan baik.
Utamanya saat kondisi pandemi Covid-19 yang mana membuat kompetisi nasional dihentikan hingga mengakibatkan pemasukan pemain turun 50 persen atau bahkan 75 persen, sesuai aturan PSSI.
Baca juga: TERPOPULER BOLA: Hansamu Yama Bantah Rumor Diincar Klub Malaysia hingga 3 Pemain MU Siap Dilepas
Seperti pada surat keputusan (SK) terbaru dari PSSI dijelaskan bahwa klub dapat menerapkan pembayaran gaji anggota timnya di bulan Oktober - Desember 2020 dengan angka maksimal 25 persen.
Pemain yang tergabung dalam skuad juara Timnas U-19 di ajang AFF U-19 2013 itu mengaku sudah sejak lama menyisihkan pemasukannya dari sepak bola untuk berinvestasi dalam bentuk tanah.
"Sejak saya bermain sepak bola sudah investasi tanah," kata Hansamu Yama," kata Hansamu Yama, Jumat (20/11/2020).
Tidak tanggung-tanggung, aset tanah yang dimiliki pemain kelahiran 16 Januari 1995 ini tersebar di beberapa daerah di Jawa Timur.
"Ada di Mojokerto, Nganjuk dan Surabaya juga ada," ujar mantan pemain Barito Putera itu.
Langkah investasi di usia muda tidak hanya dilakukan Hansamu saja.
Di skuad Bajul Ijo juga dilakukan oleh bek kanan Koko Ari Araya yang mendirikan bisnis ternak lele, setelah sebelumnya dia dan kakaknya membuat usaha kuliner puding dan salad buah.
Usaha ini dikatakan oleh pemain berusia 20 tahun itu dibuatnya dengan menyisihkan gaji dari profesinya sebagai pemain sepak bola.