Breaking News:

Berita Persebaya Surabaya

Turut Berduka, Pelatih Kiper Persebaya Kenang Prestasi Ricky Yacobi: Striker Mumpuni

Pelatih kiper Persebaya, Benyamin Van Breukelen menyebut dirinya memiliki kedekatan dengan Ricky Yacobi.

TRIBUNJATIM.COM/KHAIRUL AMIN
Pelatih kiper Persebaya, Benyamin Van Breukelen setelah latihan tim, Sabtu (26/9/2020) pagi di Stadion Jenggolo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Benyamin Van Breukelen, pelatih kiper Persebaya mengaku terpukul dengan meninggalnya Ricky Yacobi.

Pasalnya, Benny menyebut dirinya memiliki kedekatan tidak hanya sebagai teman yang pernah berjuang dalam satu tim, tapi juga sudah menganggap Ricky Yacobi sebagai saudara.

Baca juga: Legenda Sepak Bola Indonesia Ricky Yacobi Meninggal Dunia

Baca juga: Profil Ricky Yacobi, Bintang Sesungguhnya Timnas Indonesia

Ricky Yacobi, legenda Timnas Indonesia itu meninggal dunia pada Sabtu (21/11/2020) pagi di Rumah Sakit Mintohardjo.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Ricky diduga mengalami serangan jantung dalam Trofeo Medan Selection di Lapangan A Senayan, Jakarta, yang juga diikuti oleh Benny.

"Dia sama saya sudah seperti saudara kakak adik, walaupun kami beda tinggalnya, saya sama dia dekat sekali, orang tua kami juga dekat," tutur Benny pada TribunJatim.com dengan suara parau, Sabtu (21/11/2020).

Akibat kedekatannya itu, Benny tidak memungkiri banyak kenangan manis bersama mendiang Ricky Yacobi.

"Saya kenangannya banyak sama dia, paling diingat waktu sama-sama bawa juara PSMS Medan tahun 1980 di Piala Soeratin," ucapnya.

Baca juga: Pelatih Kiper Persebaya Ungkap Kronologi Meninggalnya Ricky Yacobi: Usai Cetak Gol, Lalu Terjatuh

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini - Ada Big Match Tottenham Hotspur vs Manchester City Live di NET TV

"Juara di Medan itu mulai naiknya Ricky menjadi salah satu pemain muda di Indonesia, striker mumpuni," tambah pria 57 tahun itu.

Hingga kemudian bisa mengantarkan Ricky naik membela PSMS Medan senior kemudian timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.

Dua ajang yang benar-benar memperlihatkan kemampuannya Ricky mengolah si kulit bundar adalah Asian Games 1986 di Korea Selatan dan SEA Games 1987.

Selain sama-sama membela PSMS Medan dan Timnas Indonesia, Benny akui juga satu tim dengan Ricky Yacobi saat bela Arseto Solo.

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol Hari Ini - Duel Panas Atletico Madrid vs Barcelona, Villareal Lawan Real Madrid

Baca juga: Jadwal MotoGP Portugal 2020 - Kualifikasi Digelar Malam Ini, Menanti Comeback Valentino Rossi

"Kami di timnas itu bareng yang PPG 1989 di Jerman, TC Asean Games 1886 saya juga sama Ricky, dia kemudian berangkat ke Jepang," ucapnya.

Tak hanya tampil baik, Benny menilai bahwa Ricky merupakan salah satu striker Indonesia yang punya ciri khas yang belum ada menyamai hingga saat ini.

"Tendangan balik badannya itu yang sampai sekarang belum ada striker seperti itu lagi," pungkas Benny.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved