Breaking News:

BPJS Kesehatan Tulungagung

Tekankan AKHLAK, Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong Beri Pelayanan Terbaik Peserta JKN-KIS

Tekankan AKHLAK, Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong Tulungagung berikan pelayanan terbaik untuk peserta JKN-KIS.

Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kepala Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong Tulungagung, Dwi Ardianto, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Menjadi salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mitra BPJS Kesehatan yang memiliki komitmen pelayanan terbaik bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat ( JKN-KIS ) di era adaptasi kebiasaan baru, Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong Tulungagung masuk sebagai nominator di kancah nasional.

Sebuah kebanggaan tersendiri, Kepala Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong, Dwi Ardianto (44) atau yang biasa dipanggil Anto membagikan rahasia mutu pelayanan yang diberikan untuk peserta JKN-KIS.

“Awal-awal di tahun 2014, kita hanya sebagai klinik rawat jalan. Kemudian berkembang menjadi klinik rawat jalan dan rawat inap. Dari perkembangan fasilitas, tempat tidur yang semula hanya 6 di tahun 2019, kini bertambah menjadi 12. Harapan kami memang untuk melayani Pabrik Gula dan masyarakat. Nah, mutu yang digunakan dalam pelayanan adalah AKHLAK, yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. Ini yang menjadi dasar pelayanan kami, baik untuk intern sendiri, yakni saudara-saudara kami di Pabrik Gula, atau masyarakat sekitar, itu yang menjadi landasan untuk kami memberikan pelayanan,” ucap Anto, Rabu (25/11/2020).

Klinik Pratama dibawah naungan PT Perkebunan Nusantara X (Persero) Pabrik Gula Modjopanggoong ini pernah menjadi percontohan untuk klinik BUMN pertama yang jadi FKTP mitra BPJS Kesehatan pada tahun 2014.

Seiring berjalannya waktu, Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong telah berkembang, hingga menghasilkan inovasi selama masa pandemi virus Corona (Covid-19) saat ini.

“Selama pandemi, angka kunjungan menjadi menurun. Mulai sejak awal Maret sampai dengan Juli, baik rawat jalan maupun rawat inap. Untuk rawat jalan, kami masuk ke grup-grup anggota Pabrik Gula, jadi ada grup pensiunan, rata-rata mereka menderita hipertensi dan diabetes melitus. Grup Posyandu, Grup Prolanis. Itu yang akhirnya menjadi dasar mereka kembali datang ke klinik, jadi bisa konsultasi lewat WA (WhatsApp),” ujarnya.

Selain itu, kini ada program konsultasi dokter pada Aplikasi Mobile JKN untuk memudahkan peserta JKN-KIS bertanya tentang kondisi kesehatannya tanpa harus ke fasilitas kesehatan. Anto mengatakan, Klinik Pratama Nusa Medika Modjopanggoong juga sedang menjalankan program tersebut. Sekaligus, Anto mengedukasi untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN.

“Selain masuk grup WA, ada program konsultasi dokter Mobile JKN. Ini yang sedang mulai kita jalankan lagi. Jadi setiap yang datang ke klinik kita bantu untuk download Aplikasi Mobile JKN, supaya mereka bisa memanfaatkan fitur-fitur yang ada disitu, jadi bisa pakai fitur konsultasi, fitur mengubah fasilitas kesehatan juga ada di situ, dan lainnya,” jelas Anto.

Sekali lagi, Anto menegaskan, dalam memberikan pelayanan terbaik itu harus amanah. Tidak perlu berpikir untung rugi, karena pada akhirnya yang menilai adalah Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Bisa menjadi FKTP terbaik dalam memberikan pelayanan, yang pertama amanah, karena itu adalah bentuk pelayanan kita kepada saudara-saudara kita. Untung ruginya pikir terakhir, kalau dari awal maka tidak akan berani melangkah. Tetapi kalau amanah, yang menilai Yang Maha Kuasa, jadi pasti ada hasilnya yang baik. Jadi itu yang harus dilaksanakan,” tegasnya.

Anto berharap, masyarakat bisa mengerti bahwa tujuan Progrm JKN-KIS ini untuk memberikan perlindungan dan mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, dirinya berharap Program JKN-KIS bisa semakin berkembang dan maju.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved