Berita Arema FC
Respons Santai Arema FC Mengenai Munculnya Isu KLB di PSSI
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo merespons santai mengenai munculnya isu Kongres Luar Biasa (KLB) yang terjadi di tubuh PSSI.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo merespons santai mengenai munculnya isu Kongres Luar Biasa (KLB) yang terjadi di tubuh PSSI.
Kompetisi yang tak kunjung ada kepastian, membuat isu soal sepak bola menggelinding bak bola panas hingga hari ini.
Setelah kompetisi ditunda beberapa kali karena tak kunjung dapat izin dari polisi, lalu akhirnya ditunda sampai Februari tahun depan.
Baca juga: TERPOPULER BOLA: Permintaan Terakhir Maradona hingga Kritikan Eks Pelatih Persebaya soal Tarkam
Baca juga: 4 Aturan Baru di MotoGP 2021, Singgung Soal Yellow Flag hingga Wild Card
Kemudian PT LIB berusaha menemui polisi di Mabes Polri dan mendapat jawaban Polisi mendukung penuh lanjutan liga tapi belum mendapat surat izin untuk garansi.
Isu terbaru yang merebak ialah soal kabar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk ganti Ketua Umum (Ketum) PSSI.
Isu ini muncul setelah tak kunjung adanya kejelasan serta kepastian nasib kompetisi karena izin dari Polri.
Munculnya isu ganti Ketum PSSI ini diperkirakan lantaran PT LIB dan PSSI masih belum bisa mendapatkan garansi berupa surat izin dari polri yang berisi izin pelaksanaan kompetisi berlanjut Februari tahun depan.
Padahal klub menilai, surat izin sebagai garansi itu penting, agar pada Februari tahun depan tak ada lagi penundaan liga dengan alasan tak dapat izin dari Polri.
Baca juga: Kekecewaan Bagus Kahfi Usai Dikabarkan Batal Gabung FC Utrecht
Baca juga: Ini Permintaan Terakhir Legenda Sepak Bola Diego Maradona
Selain itu, Ketum PSSI, Mohamad Iriawan yang merupakan mantan perwira tinggi berpangkat Komjen Pol dinilai 'kurang sakti' karena tak dapat 'merayu' polisi untuk memberi izin lanjutan kompetisi.
Menanggapi soal isu panas itu, manajemen Arema FC menilai munculnya rumor KLB PSSI untuk ganti Ketum itu tak lepas dari kondisi serta situasi nasib kompetisi yang hingga kini tak kunjung ada kepastian kapan digelar.
"Sebenarnya isu semacam ini muncul karena belum adanya kepastian izin kompetisi hingga sekarang. Karena tak kunjung ada kepastian, akhirnya menciptakan isu liar," kata General Manager Arema FC, Jumat (27/11/2020).
Baca juga: Gelandang Madura United Guntur Ariyadi Tertarik Ikuti Kursus Kepelatihan
Baca juga: Suka Duka Bek Arema FC Saat Liga 1 2020 Tertunda: Bisa Kumpul Keluarga Hingga Rindu Bertanding
Ruddy menilai, isu tersebut akan hilang dengan sendirinya ketika nantinya sudah ada kepastian soal lanjutan kompetisi.
"Yang jelas Arema tidak ikut-ikut. Tapi saya yakin isu semacam ini akan hilang, begitu setelah ada kepastian kompetisi. Bahkan sekarang ini juga banyak isu yang tidak ada hubungannya soal bola, dikait-kaitkan dengan sepak bola."
"Harapan kami semoga PSSI atau PT LIB segera mendapat surat izin dari Polri soal kelanjutan kompetisi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/logo-arema-fc-via-surya-malang.jpg)