Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Banjir Merendam Mojokerto, Desa Banyulegi Kawasan Terparah

Banjir merendam puluhan rumah warga di Dusun Balong Desa Bayulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/12/2020)

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Banjir di kawasan Dawarblandong, Mojokerto 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Banjir merendam puluhan rumah warga di Dusun Balong Desa Bayulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/12/2020).

Paling parah air banjir masuk ke dalam permukiman penduduk ketinggian air mencapai 60 sentimeter dan di jalan desa sekitar 90 sentimeter yang kondisinya hingga kini belum surut. 

Siti Rohani (47) warga Dusun Balong, Desa Banyulegi, mengatakan penyebab banjir dikarenakan Sungai Lamong meluap yang mengakibatkan tanggul jebol sekitar tiga meter. Sebelumnya, hujan deras mengguyur kawasan Mojokerto mulai pukul 15.00 Wib sampai pukul 20.00 Wib, Sabtu (12/12).

"Begitu tanggul jebol air langsung masuk ke permukiman warga hingga ke dalam rumah ketinggian 50 sentimeter dan kalau di rumah tetangga mencapai satu meter," ungkapnya di lokasi Minggu (13/12).

Baca juga: Banjir Setinggi Pinggul Orang Dewasa Merendam Tiga Desa di Dawarblandong Mojokerto

Menurut Siti, warga berinisiatif mengevakuasi perabotan rumah ke tempat aman agar terhindar dari air banjir. Dia memindahkan kasur, mesin cuci, kulkas, kursi dan kompor yang dikhawatirkan rusak jika terendam air banjir.

"Warga masih tidur saat air datang sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah," terangnya.

Kondisi ketinggian air banjir mencapai 85 sentimeter dan belum menujukkan surut pada pukul 10.45 Wib. Permukiman warga di Desa Banyulegi menjadi langganan banjir tahunan.

Dampak banjir yang dirasakan warga yaitu tidak bisa beraktivitas dan memasak. 

"Tadi dapat nasi bungkus kalau bahan makanan masih ada tapi tidak bisa masak karena ketinggian air di dalam rumah masih segitu, 50 sentimeter," ucap Siti.

Warga berharap Pemerintah Daerah memperhatikan nasib mereka dan segera melakukan upaya penanggulangan banjir yang setiap tahun meter kawasan Dawarblandong.

"Kalau bisa segera ada perbaikan tanggul yang jebol agar tidak banjir," bebernya. (don/ Mohammad Romadoni)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved