Breaking News:

Liga 2 2020

Imbas Pandemi, PSG Gresik Lepas Saham ke Safin Akademi Pati

Kabar PSG Gresik menjadi PSG Pati yang menghebohkan di media maupun media sosial terjawab sudah,

Penulis: Willy Abraham | Editor: Taufiqur Rohman
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tim PSG Gresik 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kabar PSG Gresik menjadi PSG Pati yang menghebohkan di media maupun media sosial terjawab sudah.

Presiden klub PSG Gresik, Nanang Susanto dan CEO klub, Bisri Affandi membenarkan jika tim berpindah home base ke Pati, Jawa Tengah.

Baca juga: Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang TC ke Spanyol: Jack Brown Absen

Kendala finansial dari dampak pandemi Covid-19 lah yang membuat manajemen tim terpaksa menjual saham PSG Gresik ke pihak Safin Akademi Pati.

Presiden klub PSG Gresik, Nanang Susanto mengatakan melepas PSG Gresik adalah hal yang sangat berat secara emosional, karena perjuangan membangun tim sejak 2018 di liga 3 hingga menembus level liga 2, harus harus berakhir seeprti ini.

"Tapi bagaimana lagi, keadaan yang seperti ini, kondisi pandemi yang membuat situasi menjadi sangat sulit, apalagi di dalam dunia sepakbola yang harus mengeluarkan uang yang banyak. Sungguh berat melepas tim PSG Gresik," kata Nanang, Rabu (23/12).

Lebih lanjut, Nanang menjelaskan penjualan ini murni karena situasi yang sangat sulit dan berat bagi klub. Perpindahan PSG ini bisa di katakan pembelian mayoritas saham klub atau murni aksi korporasi.

Baca juga: BREAKING NEWS - Gelandang Madura United Syahrian Abimanyu Resmi Merapat ke Johor Darul Takzim

"Jadi situasi pandemi ini membuat finansial klub sangat terganggu. Bisnis saya juga drop sejak pandemi, jadi secara langsung berdampak kepada finansial tim. Tidak perlu saya jelaskan berapa persen sahamnya. Ini semacam murni aksi korporasi," ungkap Nanang.

Sementara itu, ditempat yang sama, CEO PSG Gresik, Bisri Affandi melanjutkan hampir sama dengan yang di ucapkan presiden klub, masa pandemi ini menjadi yang sangat sulit, kemungkinan akan berbeda jika tidak ada pandemi. Situasi seperti ini, mungkin hampir sama dengan kondisi finansial tim-tim lainnya.

"Tim tidak ada pemasukan selama pandemi ini, kompetisi juga belum berjalan, sedangkan pengeluaran trus berlanjut. Dari itu, secara finansial sangat berat, sehingga dengan terpaksa melepas saham PSG Gresik dan pihak Safin Akademi yang kebetulan tertarik untuk mengambil alih," ungkap Bisri Affandi di Graha PSG Gresik.

Pria asli kelahiran Gresik ini menambahkan dengan penjelasan yang disampaikan tentang diakuisisinya tim berjuluk Laskar Giri Kedaton tersebut, dirinya berharap semua pihak memaklumi dengan keadaan ini.

Baca juga: Lionel Messi Tak Pernah Menyangka Bisa Lampaui Rekor Gol Legenda Brasil Pele yang Bertahan 46 Tahun

Juga meminta maaf dengan kabar yang tidak mengenakkan tentang kepindahan PSG Gresik ke Pati. Terutama kepada suporter yang sudah banyak mendukung PSG selama klub berdiri dan bermain di liga 3 hingga liga 2.

"Keadaan ini (Pandemi) yang memaksa kita harus melepas PSG, Kami memohon maaf kepada semua pihak, terutama para Suporter Arek Gresik (SAG) yang sudah menjadi loyalis PSG Gresik," kata Bisri.

Selanjutnya, kata pria 32 tahun ini, kedepan untuk sementara akan istirahat dulu dari hiruk-pikuknya persepakbolaan, terutama di persepakbolaan Gresik.

"Untuk sementara saya akan berhenti dulu, istirahat dari atmosfer sepakbola, terutama persepakbolaan Gresik," kata Bisri.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved