KH Mutawakkil Alallah Terpilih Jadi Ketua Umum MUI Jatim
Terpilihnya KH Mutawakkil Alallah ini melewati tahapan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Jatim X selama dua hari dari tanggal 22-23 Desember 2020.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KH Mutawakkil Alallah terpilih menjadi Ketua Umum MUI Jatim.
Terpilihnya KH Mutawakkil Alallah ini melewati tahapan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Jatim X selama dua hari dari tanggal 22-23 Desember 2020.
Mendapat amanah ini, Mutawakkil menyampaikan bahwa dirinya bukan yang terbaik dari tokoh agama atau ulama yang ada di Jawa Timur.
“Saya harus jujur untuk mengatakan innalillahi wa innailaihi rajiun,” kata KH Mutawakkil Alallah Mutawakkil, Rabu (23/12/2020).
Menjawab amanah yang diberikan, Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo tersebut akan menunaikan tanggung jawab hingga 5 tahun ke depan.
Baca juga: Hasil Akhir Babak Wild Card Indonesian Idol 2021, Sharen Fernandez Tersingkir, Ini 4 Peserta Lolos
Baca juga: Baru Ditunjuk Jokowi Jadi Menteri Sosial, Risma Langsung Bikin Janji, Beri Pesan ke Warga Surabaya
Baca juga: 6 Pegawai KPU Kabupaten Ponorogo Positif Covid-19 Usai Pilkada, Semua OTG dan Jalani Isolasi Mandiri
“Sesuai dengan namanya, Majelis Ulama Indonesia adalah wadah berkhidmatnya para ulama Indonesia dari berbagai macam latar belakang kepada agama melalui tiga komponen penting yaitu umat, bangsa, dan negara,” katanya.
Dalam pandangan Wakil Rais PWNU Jatim ini, setidaknya ada empat penguatan peran MUI yang akan dilakukan.
“Pertama adalah menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan melalui instrumen keagamaan dan pemerintah,” ungkapnya di hadapan 13 anggota formatur.
Sedangkan penguatan kedua dan ketiga adalah memediasi masyarakat melalui pelayanan keumatan, serta menjadi rujukan pemerintah dan masyarakat melalui sejumlah keputusan keagamaan.
“Keempat Menjaga harmoni keagamaan di tengah kebhinekaan di masyarakat,” terangnya.
Untuk dapat melakukan keempat peran di atas, menurut alumnus Pesantren Lirboyo Kediri ini, maka MUI harus berdamai dengan dirinya sendiri.
Sehingga bisa menyelesaikan problem yang lebih besar baik untuk umat, bangsa, maupun negara.
“Agar dengan selesainya persoalan dengan diri sendiri, MUI Jatim bisa menyelesaikan persoalan umat baik secara umum maupun secara khusus,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-suasana-musyawarah-daerah-musda-mui-jatim-x-selama-dua-hari.jpg)