Melanggar Jam Malam, Toko Swalayan di Waru Sidoarjo Ditutup Paksa Petugas
Pembatasan wilayah dilakukan di berbagai daerah pada malam pergantian tahun. Di Sidoarjo, juga diterapkan jam malam, terhitung mulai pukul 18.00
Penulis: M Taufik | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Pembatasan wilayah dilakukan di berbagai daerah pada malam pergantian tahun. Di Sidoarjo, juga diterapkan jam malam, terhitung mulai pukul 18.00 sampai 04.00 WIB saat malam tahun baru.
Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Dandim 0816 Letkol Inf M Iswan Nusi, Ketua DPRD Usman, dan sejumlah pejabat keliling menggunakan bus memantau kondisi malam tahun baru di Kota Delta, Kamis (31/13/2020) malam.
Dari Pendopo, rombongan menunu ke Waru. Melihat kondisi penyekatan di saja. Di seberang pintu keluar Terminal Purabaya itu, semua kendaraan dari arah Surabaya menuju Sidoarjo dialihkan lewat jalan Brigjen Katamso Waru.
Para pejabat juga mengecek kondisi pos pengaman di sana. Nah, di sela sidak tersebut, mereka melihat Alfanart yang berada di sebelah stasiun Waru masih beroperasi. Padahal sudah sekira pukul 21.00 WIB.
"Itu kok masih buka," ujar Kapolres Sidoarjo Kombes Sumardji sambil menunjuk toko modern yang berara di dekat Jembatan Layang Waru itu. Dia bersama Pj Bupati dan para pejabat lain pun langsung menuju toko modern itu.
Di sana, kapolres dan Pj Bupati sempat berbincang dengan pegawai toko tersebut. Saat ditanya terkait aturan jam malam, si pegawai mengaku sudah tahu. Awalnya dia berdalih proses closing dan sebagainya, tapi setelah dicecar beberapa pertanyaan, pria itu hanya mengangguk-angguk dan mengaku bersalah.
"Iya pak, kami salah. Kami akan tutup sekarang," jawab pegawai Alfamart itu setelah tak bisa lagi beralasan.
Baca juga: Kepanikan Irwan Mussry Istri Positif Covid-19, Langsung Totalitas, Maia Tindak Tegas: Gak Mungkin
Baca juga: Kasus Pembunuhan Politisi hingga Artis yang Meninggal di 2021 Menurut Mbak You, di Luar Perkiraan
Baca juga: Motif Teddy Intip Isi Brankas Lina Diluar Dugaan Sule, Padahal di Wasiat Harta Bukan untuk Teddy
Kapolres lantas memerintahkan sejumlah anak buahnya untuk menutup toko itu, dan memberikan tanda bahwa toko melanggar. Pj Bupati juga meminta anak buahnya menindak pelanggaran ini, sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Dari Waru, rombongan bergeser ke Alun-alun Sidoarjo. Suasana di pusat kota ini sepi. Nyaris tak ada aktivitas sama sekali. Bahkan kendaraan yang melintas juga terbilang sedikit sekali lantaran ada pembatasan.
Di sana, rombongan pejabat itu juga mengecek posko pengamanan di sebelah timur Alun-alun. Kemudian, rombongan bergerak mengunjungi lokasi penyekatan di Candi, dan terakhir berhenti di Taman Pinang. Memantau suasana tahun baru dari posko yang berada di dekat Bundaran Taman Pinang.
Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menyebut, secara keseluruhan kondisi Sidoarjo aman dan kondusif. "Ada yang melanggar, tapi terbilang sangat kecil. Satu toko itu saja, dan langsung ditindak," kata Cak Hud, panggilan Hudiyono.
Pada malam perayaan tahun baru, ada 6 titik penyekatan jalan di Sidoarjo sejak pukul 18.00 WIB. Jalan Raya Waru, Simpang Tiga Buduran (Maspion 2), Simpang Tiga Yos Sudarso, Simpang Tiga Cemengkalang, Simpang Tiga TL Candi, dan Simpang empat Pilang, Wonoayu
"Dari pantauan kami, jalanan kelihatan sepi, warung-warung juga sudah pada tutup. Tidak ada kerumunan perayaan tahun baru," lanjut Cak Hud kepada TribunJatim.com.
Di sisi lain, Wakapolda Jatim Brigjend Pol Slamet Hadi Waluyo juga memantau langsung kondisi malam pergantian tahun di Sidoarjo. Wakapolda menyebut, secara keseluruhan kondisinya berlangsung aman dan tertib.
"Kami keliling ke beberapa tempat, termasuk Surabaya, Pasuruan Kota, Kabupaten Pasuruan, hingga Sidoarjo. Semua sudah menerapkan surat edaran dari Gubernur Jawa Timur. Dan semua berjalan dengan baik. Tentunya ini berkat dukungan dari semua pihak," ujar wakapolda kepada TribunJatim.com.
Ops Lilin tahun 2020 ini, diakuinya, memang berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Itu karena pada tahun baru ini dalam kondisi pandemi Covid-19.
"Diharapkan, Operasi Lilin yang ditujukan kepada keamanan juga bisa untuk menurunkan angka Covid-19. Sejumlah penyekatan ini kami rasa cukup efektif," tambahnya.(ufi/TribunJatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-sidoarjo-para-pejabat-sidoarjo-saat-mendatangi-alfamart-yang-melanggar-jam-malam.jpg)