Breaking News:

Tahun 2021, Bupati Banyuwangi Anas Targetkan Pembangunan Jalan Alternatif Genteng-Gambiran Tuntas

Mengawali 2021, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau sejumlah pembangunan infrastruktur.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas meninjau sejumlah pembangunan infrastruktur. Salah satunya, jalan alternatif penghubung Terminal Wiroguno di Desa Setail, Kecamatan Genteng dengan jembatan Wiroguno di desa/kecamatan Gambiran. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Mengawali 2021, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau sejumlah pembangunan infrastruktur.

Salah satunya, jalan alternatif penghubung Terminal Wiroguno di Desa Setail, Kecamatan Genteng dengan jembatan Wiroguno di desa/kecamatan Gambiran. Jalan alternatif ini ditargetkan tuntas tahun ini.

Bupati Anas mengecek proyek jalan yang pengerjaannya hampir rampung tersebut. Jalan itu terbentang luas di tengah areal persawahan desa Dasri, sehingga menjadi pemandangan menarik tersendiri.

“Jalan ini akan menjadi jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Genteng yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di luar pusat kota Banyuwangi,” cetus Bupati Abdullah Azwar Anas, Senin (4/1).

Baca juga: Tren Peningkatan Covid-19, Banyuwangi Pastikan Ruang Isolasi di RS Mencukupi

Baca juga: Kabupaten Sampang Zona Oranye dari Pandemi Covid-19, Disdik Sampang Kembali Terapkan BDR

Pembangunan jalur alternatif tersebut melalui Desa Setail, Kecamatan Genteng; Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, dan Desa/Kecamatan Gambiran. Total jalan alternatif tersebut akan sepanjang 6,5 kilometer dengan lebar delapan meter. Dari panjang jalan, saat ini yang tuntas diaspal 980 meter.

“Tahun 2021 kami targetkan pembangunan jalan ini tuntas,” cetusnya.

Pemandangan hamparan sawah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Maklum saja, jalan tersebut juga memiliki latar belakang Gunung Raung.

“Kawasan persawasahan di areal tersebut merupakan kawasan tanaman pangan atau lahan abadi. Sehingga pemerintah tidak akan mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) di sana. Tidak boleh ada pembangunan perumahan di sawah sepanjang jalan ini agar tetap hijau dan tidak padat,” ungkapnya.

Anas berharap ke depan jalan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi ekonomi bagi warga.

“Selain menjadi jalur alternatif, harapan kita jalan ini juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah Banyuwangi bagian selatan,” pungkasnya. (SURYA/Haorrahman)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Haorrahman
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved