Breaking News:

Alasan Evaluasi, Pemkot Blitar Tidak Perpanjang Kontrak Kerja Para Tenaga Outsourcing

Sejumlah tenaga outsourcing di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar tidak diperpanjang kontrak kerjanya.

SURYA/SAMSUL HADI
Wali Kota Blitar, Santoso 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sejumlah tenaga outsourcing di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar tidak diperpanjang kontrak kerjanya.

Kontrak kerja para tenaga outsourcing di beberapa OPD di lingkungan Pemkot Blitar habis per 31 Desember 2020.

Beredar kabar tidak diperpanjangnya kontrak kerja sejumlah tenaga outsourcing berkaitan dengan dukung mendukung dalam pelaksanaan Pilwali Blitar 2020.

Para tenaga outsourcing yang tidak mendukung pasangan calon petahana, yaitu, Santoso-Tjutjuk Sunario di Pilwali Blitar 2020 akhirnya tidak diperpanjang kontrak kerjanya.

Dikonfirmasi soal itu, Wali Kota Blitar, Santoso membantahnya. Santoso mengatakan tidak diperpanjangnya kontrak kerja sejumlah tenaga outsourcing murni untuk keperluan evaluasi.

Baca juga: Teddy Akhirnya Muncul & Tetap Ngotot Dapat Warisan Lina, Dibundel Baru Dibagi 2, Gini Respons Sule

Baca juga: Hoax, Calon Wawali Surabaya Armuji Meninggal

Baca juga: Tangis Penyesalan MYD Sudah Mabuk dan Bikin Video Syur Bareng Gisel, Minta Maaf: Hukuman dari Tuhan

"Tidak ada kaitannya dengan itu (Pilwali). Kami profesional, kalau kinerjanya bagus akan kami pertahankan, tapi kalau kinerjanya jelek akan kami ganti. Sekarang sedang kami evaluasi," kata Santoso kepada TribunJatim.com, Selasa (5/1/2021).

Dikatakannya, para tenaga outsourcing sifatnya kontrak kerja tiap tahun. Sudah seharusnya ada evaluasi kinerja tenaga outsourcing tiap tahun.

"Saya tidak ingin setelah kontrak kerja mereka habis langsung diperpanjang tanpa ada proses evaluasi. Karena mereka kerja digaji oleh pemerintah," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Santoso sudah meminta sejumlah OPD untuk mengevaluasi kinerja para tenaga outsourcing.

Dari hasil evaluasi, para tenaga outsourcing yang kinerjanya bagus akan dipertahankan, sedang yang kinerjanya jelek akan diganti dengan tenaga baru.

"Sekarang kami mulai menata tenaga outsourcing di sejumlah OPD," katanya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved