Breaking News:

Liga 1 2020

Alami Krisis Finansial, Persipura Jayapura Pilih Bubarkan Tim

Kabar mengejutkan datang dari Persipura Jayapura. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu memilih membubarkan tim

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
stiker.id
Persipura Jayapura 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kabar mengejutkan datang dari Persipura Jayapura. Klub Liga 1 yang selama ini terkenal dengan finansial yang kuat, awal tahun ini membuat keputusan yang mengagetkan.

Tim berjuluk Mutiara Hitam itu memilih membubarkan tim, setelah mengalami kesulitan finansial.

Keuangan Persipura Jayapura dipastikan kolaps setelah salah satu sponsor mereka, yakni Bank Papua tak membayarkan sisa kontrak sebesar Rp 5 Miliar.

Baca juga: Jadwal Uji Coba Timnas Indonesia U-19 di Spanyol Masih Belum Pasti

Baca juga: Gagal ke Partai Puncak Piala Liga Inggris, Solskjaer Kembali Catat Hasil Minor di Manchester United

"Kami putuskan Persipura Jayapura menghentikan seluruh aktivitas. Situasi finansial semakin sulit bagi kami untuk terus membayar gaji pemain, pelatih dan seluruh ofisial. Bank Papua sudah memastikan bahwa mereka tidak dapat membayarkan sisa kontrak."

"Jadi terhitung sejak kompetisi terhenti bulan maret tahun lalu, Persipura Jayapura hanya disokong oleh PT. Freeport, Kuku Bima dan anggaran dari manajemen," kata Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano dalam rilisnya, Rabu (6/1/2021) kemarin.

Benhur mengatakan, kucuran dari Bank Papua ialah sebagai nyawa untuk segala aktivitas yang dilakukan tim.

Lantaran Bank Papua sudah tak mau mengucurkan dana sebesar Rp 5 Miliar itu, maka secara otomatis itu sama dengan menghentikan segala aktivitas tim.

Baca juga: Hasil Athletic Bilbao Vs Barcelona, Brace Lionel Messi Antar Blaugrana Masuk 3 Besar Klasemen LaLiga

Baca juga: Hasil AC Milan Vs Juventus, Si Nyonya Tua Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Rossoneri

"Dengan surat Bank Papua ini berarti kami tidak lagi punya sumber dana untuk beraktivitas. Kemampuan kami secara finansial juga menurun, apalagi ada kewajiban untuk tetap membayar gaji seluruh personil tim."

"Jadi setelah menerima surat dari Bank Papua, kami langsung rapat manajemen dan diputuskan untuk hentikan seluruh aktifitas tim."

"Semua kegiatan dihentikan, sampai kapan? Sampai kami dapat dukungan sponsor yang jelas dan pasti," terangnya.

Dengan keputusan ini, kemungkinan besar Persipura tidak akan ikut dalam ajang AFC Cup 2021, yang seharusnya akan mereka ikuti bersama dengan Bali United.

Baca juga: Hasil MU Vs Manchester City - Tundukkan Setan Merah, The Citizens Tantang Spurs di Final Carabao Cup

Baca juga: Hasil Semifinal Piala Liga Inggris - Tumbangkan Brentford, Tottenham Hotspur Melaju ke Partai Final

"Kami sangat sayangkan situasi ini, padahal kami punya kesempatan untuk berlaga di AFC CUP 2021 karena tidak mungkin kami paksakan tim berjalan tanpa membayar gaji pemain, pelatih dan ofisial."

"Kami juga kaget dengan kepastian Bank Papua yang tidak bersedia membayar sisa kontrak. Selama ini kami digantung-gantung terus untuk sesuatu yang ternyata tidak jelas, kita di PHP berbulan-bulan," ujar Benhur.

Selain Persipura Jayapura, klub Liga 1 yang sudah menyatakan membubarkan tim ialah Madura United.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved