Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Arema FC

Pemain Arema FC Mulai Cemas Tentang Lanjutan Kompetisi, Begini Respon Manajemen Singo Edan

Ketidak pastian nasib kompetisi di Indonesia tak hanya membuat manajemen klub saja yang galau.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Carlos Oliveira saat memberi arahan para pemain Arema FC, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ketidakpastian nasib kompetisi di Indonesia tak hanya membuat manajemen klub saja yang galau.

Pemain yang merupakan aktor utama dalam sebuah tim, juga tak luput dari kegusaran.

Baca juga: Satu Pemain Timnas Indonesia Dikabarkan Sudah Deal Gabung ke Klub Malaysia

Baca juga: Duka Klub Futsal Indonesia, Pemain Akademinya Jadi Korban Sriwijaya Air SJ-182

Bahkan tak sedikit pemain Arema FC yang menanyakan pada manajemen soal kapan kompetisi dilanjutan kembali.

Bingung dengan pertanyaan pemain, lantaran manajemen juga tak tahu kapan kompetisi kembali bergulir, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo memiliki jawaban sendiri.

"Ada beberapa pemain tanya bagaimana kelanjutan kompetisi ini, kami sendiri jujur juga tidak tahu. Hanya kami sampaikan agar mereka tetap profesional sebagai pemain," kata Ruddy, Senin (11/1/2021).

"Minimal mereka harus menjaga kondisi, baik dari latihan sendiri maupun apa saja yang mereka konsumsi. Kami hanya bisa ngasih tahu seperti itu," tambahnya.

Baca juga: Ukir Rekor Baru, Cristiano Ronaldo Resmi Samai Torehan Gol Manusia Tertajam di Bumi

Baca juga: Sosok Alfie Devine, Remaja 16 Tahun Pencetak Sejarah di Tottenham Hotspur

Ruddy memahami kondisi pemain saat ini. Tak hanya pemain saja,masalah finansial menjadi faktor utama yang paling terasa ketika kompetisi dihentikan.

Apalagi gaji pemain dan pelatih harus dipangkas sebesar 75 persen, serta manajemen juga tak ada pemasukan.

Sehingga tentu semua pihak yang bergelut dalam industri sepak bola merasakan efeknya.

"Selain itu juga kami kasih tahu agar pemain tidak perlu macam-macam. Dengan kondisi saat ini, bisa menyekolahkan anak dan juga memenuhi kebutuhan istri saja sudah cukup. Itu yang terpenting. Ini musim Madesu (masa depan suram,red)," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved