Breaking News:

Tawarkan PSK Via WhatsApp, Mucikari di Sumenep Madura Ditangkap Polisi

Polisi menangkap seorang mucikari di Sumenep yang menawarkan pekerja seks komersial (PSK) melalui pesan WhatsApp.

TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Mucikari berinisial EAA ini jual PSK pada hidung belang di Sumenep melalui pesan WhatsApp ditangkap Polisi, Rabu (20/1/2021). 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Polisi menangkap seorang mucikari berinisial EAA (35) yang menawarkan Pekerja Seks Komersial (PSK) melalui pesan WhatsApp kepada pria hidung belang di Sumenep, Madura.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa  uang tunai sebesar Rp 700.000 dan tiga unit telepon.

Kapolres Sumenep, AKBP Darman mengungkapkan mucikari tersebut ditangkap setelah adanya laporan polisi nomor : LP-A/1/I//RES.1.24/2021/Reskrim/SPKT Polres Sumenep tertanggal 12 Januari 2021 lalu.

"Pelaku mucikari ini berinisial EAA diamankan dirumahnya, tepatnya di rumah kos Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep," kata AKBP Darman, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Viral Truk Kejar-kejaran dengan Mobil Patroli PJR, Begini Tanggapan Kasat PJR Polda Jatim

Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Dua Truk Kecelakaan di Jalur Surabaya-Malang Desa Kepulungan Pasuruan

Penangkapan ini katanya, sebelumnya sudah ada informasi masyarakat dan dilakukan pengembangan dengan dilakukan penggerebekan.

"Tarifnya Rp 500.000 untuk satu orang PSK, sedangkan mucikarinya mendapatkan komisi sebesar Rp 200.000 dari harga itu," ungkapnya.

Sejak kapan EAA melancarkan bisnisnya di wilayah Sumenep, AKBP Darman mengatakan sesuai pemeriksaan pelaku asal Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota ini mengaku sejak sekitar sebulan yang lalu.

"Dari keterangannya, sudah ada sekitar 5 orang perempuan yang di jajakan kepada pria hidung belang. Motif pelaku EAA jadi mucikari untuk tambahan kebutuhan keluarganya," katanya.

Akibat perbuatannya, EAA dijerat pasal 296 dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan dan atau 506 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun.

Sayangnya, saat ditanya siapakah 5 PSK yang sudah dijual pada hidung belang dan  berasal darimana, AKBP Darman melalui Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Dhani Rahadian Basuki mengaku belum jauh kesana.

Baca juga: Sosok Diego Afisyah Pemain Baru Ikatan Cinta, Jadi Mahasiswa Andin? Ternyata Host & Mantan Anak Band

Baca juga: Sudah Punya Pacar, Nikita Mirzani Ogah Umbar ke Publik, Akui Bukan Lagi Sekadar Seks & Ada Chemistry

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved