Borneo FC Habiskan Belasan Milyar, Arema FC : Arema FC Mungkin Sama, Bahkan Bisa Lebih
Berhentinya kompetisi Liga 1 2020 karena wabah corona sejak Maret lalu, membuat finansial klub terguncang
Reporter: Dya Ayu | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Berhentinya kompetisi Liga 1 2020 karena wabah Corona sejak Maret lalu, membuat finansial klub terguncang.
Pasalnya, saat tak ada aktivitas pertandingan dan tak ada pemasukan dari para sponsor serta subsidi, klub tetap diharuskan memberi gaji pemain, pemain serta ofisial tim, sekalipun hanya sebesar 25 persen.
Bicara soal pengeluaran yang sudah dikeluarkan manajemen dalam kurun waktu hampir satu tahun ini, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengaku klub sudah mengeluarkan belasan miliar rupiah untuk menggaji pemain, pelatih dan ofisial. Selain itu, pengeluaran juga untuk operasional dan segala hal untuk membuat Arema FC tetap bertahan.
Baca juga: Kontrak Pemain Segera Habis, Arema FC Siapkan Langkah Pagari Pemainnya
"Selama ini kami memakai uang owner untuk membayar gaji para pemain, karena memang tidak ada pemasukan. Saya sempat komunikasi dengan Borneo FC. Mereka bilang habis sekitar Rp 18 miliar. Arema sepertinya sama segitu atau bahkab bisa lebih," kata Ruddy Widodo saat ditemui, Jumat (22/1/2021).
Kondisi diperparah dengan keputusan dari PSSI yang akhirnya memutuskan kompetisi 2020 dihentikan permanen.
Disaat finansial klub goyah dan masih memiliki tanggungan pada pihak sponsor berupa utang benefit, kompetisi justru di stop.
Padahal Arema FC menjadi salah satu klub yang ingin Liga 1 2020 berlanjut, sebelum ada Liga 1 2021 musim ini.
Tak ingin ngotot, pihak Arema FC akhirnya menerima keputusan PSSI. Hanya saja pihaknya meminta agar PSSI mengeluarkan surat resmi dan landasan hukum agar kedepan tak ada kisruh dengan pemain, pelatih dan pihak sponsor.
"Kami patuh terhadap keputusan federasi. Kami menunggu surat resminya dan tentunya ada kebijakan proteksi bagi klub agar tidak memicu sengketa, entah dengan pemain atau pelatih dan pihak lain seperti sponsorship," jelas Media Officer Arema FC, Sudarmaji.(myu)
--