Anggota DPRD Jatim Usul Pemrov Beli GeNose untuk Keperluan Tes Massal Covid-19

Anggota DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, mendorong Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jatim untuk bisa kerjasama dan segera membeli GeNose.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/WILLY ABRAHAM
Deni Wicaksono, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Jawa Timur (kiri) bersama Aminatun Habibah (dua dari kiri) memegang rekom PDIP untuk pasangan 'Niat' di salah satu hotel di Gresik, Minggu (23/8/2020). 

Reporter : Bobby Koloway | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Anggota DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, mendorong Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jatim untuk bisa kerjasama dan segera membeli GeNose.

Alat Tes Covid-19 murah buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini bisa menjadi alternatif pelaksanaan tes massal.

”Pemprov Jatim harus segera bekerja sama dan membeli GeNose, karena harga tes yang murah bisa untuk tes massal," kata Deni kepada wartawan, Jumat (29/1/2021).

Deni mengatakan alat ini akan mendeteksi virus corona Covid-19 melalui hembusan nafas karena virus ini menyerang saluran pernafasan. Waktu pemeriksaannya juga singkat di bawah 3 menit.

''Tingkat akurasinya sejauh ini dalam validasi mereka di beberapa rumah sakit mencapai di atas 90%. Hasilnya konsisten dengan hasil yang dilakukan test wab PCR,'' terang Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Deni menambahkan, tes Covid-19 menggunakan GeNose terbilang murah karena karena hanya Rp 15 ribu. Harga alatnya sekitar Rp 60 jutaan, bisa dipakai 100 ribu kali tes.

Baca juga: Kota Jember Dikepung Banjir

Baca juga: Bupati Faida Tidak Hadiri Rapat Paripurna Pengumuman Akhir Masa Jabatan Dirinya

Baca juga: Temui Rombongan OPD Gresik di Srembi, Gus Yani - Bu Min Ajak Bangun Gresik Baru

Bisa diperbaiki dan digunakan kembali jika sudah mencapai batas maksimal. "Alat ini murah dan efisien. Cocok jika ditempatkan di terminal, bandara, stasiun, tempat wisata dan seluruh tempat yang jadi pusat layanan Pemprov Jatim," ujar Deni kepada TribunJatim.com.

Jika tes massal segera dilaksanakan, akan meningkatkan rasio pemeriksaan. Sehingga, positivity rate bisa ditekan.

"Sehingga pariwisata berjalan dan roda perekonomian di Jawa Timur bisa segera dipulihkan kembali,” jelas Deni kepada TribunJatim.com.

Untuk diketahui, data Kemenkes pada kamis (28/1/2021) kasus positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 110.103 dengan kasus kematian akibat Covid-19 mencapai 7.639 kasus. Dengan jumlah kasus sembuh di Jatim saat ini adalah 94.397 kasus.

Saat ini zona merah di Jawa Timur ada 7 kabupaten/kota yang masuk kategori zona merah yakni Kota Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Kabupaten Madiun, Magetan, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved