Breaking News:

Berita Arema FC

Tak akan Halangi Pemain yang Angkat Kaki, Manajemen Arema Cuma Titip Satu Hal: Menjamin Masa Depanmu

Kompetisi sepak bola di Indonesia yang masih belum ada kepastian kapan akan bergulir kembali, membuat beberapa pemain Liga 1 hijrah ke negara tetangga

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
SURYA/DYA AYU
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Selasa (26/3/2019). 

Reporter: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kompetisi sepak bola di Indonesia yang masih belum ada kepastian kapan akan bergulir kembali, membuat beberapa pemain Liga 1 hijrah ke negara tetangga.

Bahkan sempat terdengar kabar striker lokal Arema FC, Kushedya Hari Yudo akan dipinang klub asal Malaysia, Pahang FA dan Sabah FA.

Baca juga: Alasan Insyafadya Salsabilla Top Skor Liga 1 Putri 2019 Idolakan Marko Simic: Striker Komplet

Baca juga: Putus dari Pesepak Bola Prancis, Aktris Serial Baywatch Nikahi Pengawal Pribadi: Cinlok Saat Pandemi

Meski Yudo menampik kabar itu, namun ditengah ketidakpastian sepak bola tanah air, keputusan gabung klub negara luar, dinilai jadi keputusan tepat.

Alasan para pemain ikut ke luar negeri, selain agar mendapat pengalaman lebih juga agar 'dapur' mereka tetap ngebul.

Apalagi nasib sepak bola Indonesia masih abu-abu.

Bicara soal potensi pemainnya direkrut klub negara lain, manajemen Arema FC mengaku tak bisa berbuat apa-apa, apalagi kontrak mayoritas pemain habis bulan Februari 2021.

Baca juga: Rekap Hasil dan Klasemen Liga Italia - AS Roma Salip Juventus, AC Milan Nyaman di Puncak

Baca juga: Sosok Anders Antonsen, Juara BWF World Tour Finals 2020, Ternyata Penyintas Covid-19

"Kalau mereka dapat tawaran dari klub lain, khususnya luar negeri ya silahkan diambil," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Minggu (31/1/2021).

"Misalkan pemain minta jaminan klub soal kapan liga dimulai, kami tidak bisa jawab. Kalau memang tidak sabar menunggu dan ada klub luar negeri yang merekrut dan bahkan sudah memberi DP ya silahkan di ambil saja. Apalagi kita tahu kondisi sepak bola di Indonesia belum pasti," tambahnya.

Di sisi lain, meski tak bisa berbuat apa-apa jika pemainnya memilih hengkang, Ruddy berpesan agar pemain tetap berhati-hati dalam memilih klub.

Baca juga: Kontrak di Arema FC Habis, Hendro Siswanto Buka Opsi Hijrah ke Klub Lain?

Terlebih klub Liga 1, karena kondisi semua klub Liga 1 saat ini sama-sama terpuruk lantaran corona.

"Kondisi saat ini, mayoritas klub sama dengan Arema FC. Kalau ada klub, khususnya luar negeri yang sudah memberi DP dan jaminan, silahkan diambil."

"Tapi pesan saya, hati-hati juga karena pandemi seperti sekarang ini pasti menimpa semua klub. Selagi klub itu menjamin masa depanmu, gaji jelas, ya silahkan ambil," jelas Ruddy.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved