Dokter Dewa akan Laporkan Orang di Balik Akun yang Ancam Dirinya Ke Polda Jatim, Ditemani dr. Tirta
Seorang dokter dari rumah sakit swasta di Surabaya dr. Dewa Nyoman akan mengambil sikap atas ancaman pembunuhan dari akun instagram @neofasisme.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Januar
Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang dokter dari rumah sakit swasta di Surabaya dr. Dewa Nyoman akan mengambil sikap atas ancaman pembunuhan dari akun Instagram @neofasisme.
Saat dikonfirmasi, dr. Dewa menyebutkan akan berangkat ke Polda Jatim esok hari Kamis, (4/2/2021).
“Saya sendiri yang akan melaporkan. Jadi, masih dalam tahap pengajuan laporan ke Ditreskrimsus Polda Jatim jam 09.00 WIB,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu, (3/2/2021).
• Warga Tolak Rumah Sakit Khusus Covid-19 di Cito Mall, DPRD Surabaya akan Panggil Pihak Terkait
Langkah tegas ini dilakukan Dewa lantaran sejauh ini tidak ada klarifikasi dari pemilik akun instagram tersebut.
Ia menggaris bawahi bahwa laporan ini bukan terkait masalah ujaran kebencian atau sebagainya.
“Melainkan pada prinsipnya meresahkan saya. Kedua, terkait ancaman. Dan saya tidak mendapat kepastian keamanan dan terpaksa saya meminta perlindungan hukum,” tegasnya.
Masih kata Dewa, akun tersebut kini sudah terhapus. Akan tetapi pihaknya akan melaporkan orang dibalik akun tersebut.
“Paling tidak pertama supaya mendapat perlindungan keamanan saya. Kedua supaya tidak terulang kembali ke orang lain,” terangnya.
Rencananya dia akan dibarengi dengan dr. Tirta untuk melaporkan hal ini ke Ditreskrimsus Polda Jatim.
Diberitakan sebelumnya, ia mendapat ancaman pembunuhan berawal dari komentarnya di sebuah unggahan akun Instagram, Minggu (31/1/2021) kemarin.
"Karena pada titik tertentu dia komentarnya di kolom chat publik, maka saya ambil tindakan," tambahnya.
"Menurut saya sudah cukup dia di direct message mengancam, kemudian di kolom publik pun dia mengancam," tegas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dokter-dewa-bakal-laporkan.jpg)