Berita Viral
Sidang Virtual Heboh, Rekam Pengacara Cabuli Klien dan Disiarkan Langsung, Hakim Ngamuk, Karir Pilu
Sebuah tragedi pencabulan dilakukan oleh seorang pengacara yang sedang menjalani sidang secara virtual, korban adalah kliennya sendiri.
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Penulis: Ignatia Andra | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Sebuah sidang virtual menjadi heboh lantaran merekam kejadian asusila yang tak pernah diprediksi bisa terjadi sebelumnya.
Sidang virtual heboh lantaran rekam pengacara mencabuli kliennya sendiri.
Parahnya, sidang virtual disiarkan langsung dan ditonton oleh para hadirin sidang.
Kejadian ini tentu saja membuat Hakim selaku pemimpin sidang begitu naik pitam.
Tak hanya itu saja, kini nasib beberapa pihak dalam persidangan itu pun memilukan.
Baca juga: Pulang Kerja, Istri Histeris Pergoki Suami & Anak Asyik Hubungan Intim, Rela Bungkam Aib 5 Tahun

Perilaku asusila dilakukan oleh seorang pengacara terhadap kliennya yang saat ini menjadi perhatian publik dunia.
Tragedi terekamnya detik-detik asusila seorang pengacara pun menghebohkan publik.
Tercoreng sudah keabsahan sebuah sidang di pengadilan akibat kelakuan mesum sang pengacara.
Lantaran sang pengacara nekat berhubungan intim saat sidang virtual sedang berlangsung.
Sontak hakim yang memimpin sidang virual murka dan marah besar.
Pengunjung sidang juga kaget akan ulah tak bermoral pengacara tersebut.
Baca juga: Istri Syok Lihat Suami dan Anak Asyik Berhubungan Badan, Kini Pelaku Nangis: Saya Rela Ditembak Mati
Diketahui pengacara itu bernama Héctor Cipriano Paredes Robles, yang merupakan warga Peru.
Dikutip dari New York Post via Tribun-Medan.com, aksi tak senonoh yang dilakukan oleh Héctor Cipriano pun menjadi viral di negara setempat.
Padahal tayangan virtual kasus pengadilan tersebut disiarkan secara langsung.
Namun di tengah persidangan, aksi mesumnya mengejutkan hakim dan penonton lainnya.

Robles benar-benar telanjang, kemudian mulai mencium seorang wanita, sesuai tayangan video menjadi viral di Twitter.
John Chachua Torres sang hakim marah.
John Chachua Torres pun segera menghentikan persidangan, dan menganggap Robles tidak menghormati martabat pengadilan.
“Pengacara ini tidak memiliki kehormatan dan martabat profesinya,” kata hakim.
Diketahui Héctor Cipriano Paredes Robles ikut menangani kasus yang melibatkan geng lokal yang ditakuti, Los Z de Chanchamayo.
Dirinya juga mengatakan Robles pun digantikan posisinya sebagai pengacara dalam kasus yang melibatkan geng lokal tersebut.
Robles dilarang terlibat lagi dalam kasus perdagangan tanah, penipuan, dan pemerasan yang sedang berlangsung.
Dia juga diberitahu bahwa dia akan menghadapi dua penyelidikan terpisah, satu oleh jaksa penuntut negara dan satu lagi oleh asosiasi pengacara lokalnya.
Beberapa laporan lokal menggambarkan wanita berambut cokelat yang berbuat mesum dengan Robles sebagai kliennya, meskipun belum diidentifikasi lebih lanjut.
Baca juga: Centilnya Syahrini Layani Reino Barack Pagi-pagi, Inces Goda Pakai Baju Unik: Menghibur Barack San
Akibat tercorengnya nama sidang virtual yang saat itu harusnya berlangsung dengan khidmat, sang hakim pun mengutuk tindakan si pengacara.
Imbas dari peristiwa tak senonoh itupun karir sang pengacara langsung merosot.
Ternyata berdampak juga bagi jajaran aparat hukum yang saat itu bertugas dalam sidang.
Termasuk sang hakim sendiri yang karirnya ikut terpengaruh.
Baca juga: Aksi Berani Istri di Sampang Tangkap Pencuri Rokok dan Uang Tokonya, Cegah Pelaku Kabur: Maling!

Akibat perbuatannya sang pengacara diminta untuk diselidiki dengan cepat dan diproses hukum.
Sang pengacara juga akan menghadapi penyelidikan oleh departemen umum Peru.
"Saya menginstruksikan Kejaksaan Negara untuk segera melakukan penyelidikan," ujar salah seorang petugas di pengadilan seperti dikutip dari The Sun
Diketahui pengacara itu bernama Héctor Cipriano Paredes Robles, yang merupakan warga Peru.
Pernyataan Pengadilan Tinggi regional yang dirilis pada hari Jumat menambahkan:
“Kami mengutuk tindakan pengacara Hector Paredes Robles yang selama sidang penahanan virtual melakukan tindakan cabul yang melanggar kesusilaan publik."
“Hakim yang bertanggung jawab atas persidangan mengeluarkan pengacara dari perwakilan pembela dan memerintahkan pengacara yang bertugas untuk menggantikannya."
“Dia juga memutuskan bahwa Kementerian Publik Peru dan asosiasi pengacara lokal harus diberi tahu sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang sesuai."
Baca juga: Ngelunjak, Teddy Rinci Kebutuhan Bintang yang Harus Dipenuhi Rizky Febian & Putri Delina Anak Sule
Peristiwa yang sama pernah juga dialami sebuah rapat online atau yang diadakan secara virtual oleh sebuah kantor.
Menurut laporan kejadiannya bermula pada 26 Agustus 2020, di mana dewan desa Fatima Dos, di Provinsi Cavite, Filipina melakukan pertemuan rutin.
Pertemuan itu membahas dampak Covid-19 dan larangan crowdsourching, mereka kemudian melakukan pertemuan secara online melalui Zoom.
Namun, saat rapat sedang berlangsung kejadian tak terduga terjadi.

Kepala dewan desa, Jesus Estil mengatakan, awalnya ia memulai pertemuan itu dengan biasa saja, namun karena gaptek dia melakukan kesalahan besar.
Dia menekan tombol yang salah, sehingga kamera pada aplikasi Zoom-nya tetap menyala.
Rekan-rekannya yang masih melakukan rapat, terkejut ketika melihat Jesus tiba-tiba berdiri, kemudian di belakangnya ada seorang wanita.
Setelah itu, secara mengejutkan keduanya menanggalkan pakaian dan melakukan hubungn intim di tempat.
Tanpa sadar kameranya masih menyala, reka-rekannya terpana menyaksikan adegan tersebut, tepat di hadapan mereka.
Salah satu rekan Jesus, menggambarkan pemandangan ini dianggap sangat memalukan.
Jesus sendiri masih berhubungan intim, tanpa sadar rekan-rekannya menyaksikan tindakannya itu.
Baca juga: Adegan Malam Pertama Syahrini Capek, Reino Ngaku Malu: Lebih Heboh, Incess: Aku Dibangunin Jam 1
Lebih mengejutkan lagi, diketahui wanita yang berhubungan intim dengan Jesus itu adalah sekretarisnya sendiri.
Wanita itu juga bekerja sebagai akuntan di kantor pemerintah daerah setempat.
Pasca kejadian itu, klip Jesus dengan sekretarisnya berhubungan badan itu dirilis dengan cepat menjadi viral, dan menyebar di masyarakat.
Banyak masyarakat yang jengkel dengan tindakan pemimpin mereka, dan membuatnya merasa malu.

Depertemen Dalam Negeri dan Pemerintah Lokal Filipina (DILG) sampai turun tangan untuk meninjau kasus tersebut.
Mereka sedang menyelidikinya dan akan memecat Jesus sesegera mungkin.
Richard Geronimo, CEO DILG mengatakan, "ini bukan hanya pelanggaran sederhana tetapi serius, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memberi hukuman yang pantas."
"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk memberinya hukuman yang pantas. Tentu saja orang-orang yang terlibat telah memohon ampunan, tetapi hal ini tidak sesederhana itu," katanya, dikutip TribunJatim.com, Sabtu (29/8/2020).
Setelah klip panas itu viral, baik Jesus maupun sekretaris wanita itu tidak berani muncul lagi di tempat kerja mereka.
Artikel di atas diolah dari artikel yang tayang berjudul Nasib Pengacara yang Berbuat Asusila dengan Klien saat Sidang Virtual dan Buat Hakim Marah Besar dan Lagi Rapat Online, Pejabat & Sekretaris Terekam Berhubungan Badan, Rakyat Marah Besar, Ending Tragis