Produksi Pengeboran Sumur Mudi-26 PHE TEJ di Tuban Capai 531 BOPD

Salah satu Anak Perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), PHE Tuban East Java (PHE TEJ), terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan energi.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Tajak sumur lapangan mudi PHE TEJ 

Reporter : Mochamad Sudarsono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Salah satu Anak Perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), PHE Tuban East Java (PHE TEJ), terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan energi.

PHE TEJ selaku Kontraktor Kerjasama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, telah sukses melakukan tajak sumur pengembangan Mudi-26 pada tanggal 15 Juli 2020 secara daring.

Pengeboran sumur Mudi-26 berhasil mencatatkan hasil tes produksi sebesar 531 Barrel Oil per Day (BOPD).

Jumlah ini melebihi target rencana awal 200 BOPD menambah peningkatan produksi di tengah pandemi Covid-19, didapatkan dari lapangan Mudi Blok Tuban.

Riko Meidiya Putra, Pjs General Manager PHE Tuban East Java menyampaikan, keberhasilan pengeboran sumur Mudi-26 merupakan salah satu pemenuhan komitmen pasti.

Sumur infill Mudi-26 dilakukan pengeboran dengan kedalaman 3,005 meter. Pengeboran ini memakan waktu 73 hari pengeboran dan 12 hari completion.

35 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2021 dalam Bahasa Mandarin dan Indonesia, Tinggal Copy Paste

Saling Ejek di Sosmed Picu Tawuran Geng Motor Berdarah, Geng Balok Vs Geng Pesisir, 1 Tewas: Terekam

Jelang Tottenham vs Chelsea, Thomas Tuchel Balas Psywar Jose Mourinho

Selain produksi melebihi target sumur ini juga akan menambah cadangan minyak dan gas (migas) Blok Tuban dan membuka peluang baru untuk sumur-sumur di lapangan Mudi.

"Keberhasilan pengeboran sumur Mudi-26 membuktikan kemampuan perwira-perwira PHE Tuban East Java, dalam meningkatkan produksi lapangan Mudi paska peralihan dari operator sebelumnya," ujar Riko dalam siaran pers kepada TribunJatim.com, Kamis (4/2/2021).

Riko menjelaskan, tambahan produksi dari sumur Mudi-26 sebesar 531 BOPD menambah total produksi minyak PHE Tuban East Java menjadi 1731 BOPD.

Ia berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan pengeboran sumur Mudi-26.

Semoga ke depan produksi PHE TEJ terus naik sehingga dapat turut serta mendukung target pencapaian produksi energi nasional.

"Terima kasih kepada semua pihak, baik internal maupun eksternal yang terus mendukung selama ini," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Field Manager PHE Tuban East Java, Taryono menyampaikan, pengeboran Sumur Mudi-26 berhasil dilakukan dengan menerapkah HSSE yang unggul dengan hasil zero LTI, zero TRIR dan no environmental issue.

PHE TEJ adalah anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang bergerak di bidang usaha hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Tuban.

"PHE TEJ resmi dikelola 100% oleh PHE sejak tanggal 20 Mei 2018-19 Mei 2038 dengan menggunakan kontrak bagi hasil atau gross split yang meliputi 4 Field Area yaitu Field Area Mudi, Lengowangi, South Bungoh dan Bogomiring," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved