Ngaji Gus Baha
Andai Kakak Gus Baha' Masih Hidup, Akan Ada Matahari Kembar Menerangi Indonesia Dalam Berdakwah
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha' yang lahir di Sarang 15 Maret 1970 , Rembang, Jawa Tengah ini adalah salah satu ulama
Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
Tapi kata-kata Gus Rouf benar-benar nyata, DU (Darul Ulum) barat bertahun-tahun lampu terasnya tidak pernah mati.
"Lampu teras tidak pernah mati karena ada yang belajar mengaji. Ndak tahu setelah itu. Setelah saya boyong ke Kudus," jelasnya.
Menurut Damarjati , kakak kandung Gus Baha' tersebut adalah penghuni kamar 51 paling ujung, nomor kamar santri paling bontot.
• Ketahui Gejala Baru Covid-19 Parosmia, Lebih Terasa Saat Sembuh dari Infeksi, Lihat Cara Mengatasi
• Bukan Orang Sembarangan, Inilah Sosok & Biodata Gus Baha Kiai Milenial, Santri Kesayangan Mbah Moen
Sedangkan dirinya menghuni kamar 49, PP MUS kompleks Darul Ulum (DU) barat paling dekat dengan MGS.
Menurut Damarjati, andai beliau Gus Rouf belum dipanggil Allah SWT (wafat) , mungkin ada Matahari kembar yang moncer menerangi Indonesia dalam berdakwah.
"Keduanya sama-sama cerdas, luwes, lugas, humoris dan dicintai Umat Islam Nusantara ini. Yaitu kakak beradik Gus Rouf dan Gus Baha'.
Semoga bermunculan generasi-generasi seperti Gus Rouf dan Gus Baha'. Semomoga Almarhum diampuni segala dosanya, diterima amalnya dan dimuliakan di sisi-Nya...Aamiiiiin. Al Fatihah...," kata Damarjati.