Polisi Surabaya Tangkap Dua Pemuda Pengeroyok MDS, Kanit Reskrim : Masih Ada Pelaku Lain
Pelaku pengeroyok MDS (16) bocah asal Asem Mulya Surabaya yang ditemukan terkapar dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya, Sabtu (6/2/2021) lalu
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM,| SURABAYA - Pelaku pengeroyok MDS (16) bocah asal Asem Mulya Surabaya yang ditemukan terkapar dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya, Sabtu (6/2/2021) lalu, mulai menemui titik terang.
Unit Reskrim Polsek Asemrowo Surabaya terus memburu pelaku usai mengumpulkan bukti petunjuk dan keterangan saksi.
Hasilnya, dua pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan MDS ditangkap polisi.
Itu setelah polisi memeriksa sekitar 10 pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
"Saat ini baru dua orang. Kami tetapkan statusnya sebagai tersangka, yakni A dan R. Mereka kami tangkap di rumahnya masing-masing," kata Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Rizkika Atmadha, Senin (8/2/2021).
• Saling Ejek di Medsos, Remaja Asal Surabaya Jadi Korban Pembacokan
Dari hasil interogasi, dua pelaku yang masih anak-anak itu berperan memukul kepala korban menggunakan balok kayu dan melempar batu.
"Satu perannya memukul kepala pakai balok kayu. Satunya lagi lempar baru kena kaki korban," imbuhnya.
Selain itu, Rizkika tak menutup kemungkinan jika jumlah tersangka akan terus bertambah, sebab diduga pelaku pengeroyokan lebih dari sepuluh orang.
"Kami masih akan periksa. Siapapu nanti yang memenuhi unsur akan kami tetapkan statusnya senagai tersangka. Sejauh ini masih dalam pemeriksaan intensif dari sepuluh orang yang tengah kami amankan," tandasnya.
• Detik-detik Tiga Pria di Sampang Saling Baku Hantam hingga Ada Pembacokan, Berawal dari Hal Sepele
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/remaja-korban-pembacokan-di-surabaya.jpg)