Breaking News:

Dua Mahasiswa Asal Tulungagung Ditangkap Polisi Saat Bawa 25 Botol Ciu

Anggota Unit Reskrim Polsek Sumbergempol menangkap dua mahasiswa, dengan dugaan mengedarkan minuman keras

net via WartaKota
ilustrasi miras 

Reporter: David Yohanes | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG
Anggota Unit Reskrim Polsek Sumbergempol menangkap dua mahasiswa, dengan dugaan mengedarkan minuman keras.

Meraka adalah  Ahmad Deni (20) dan Nopi Kusuma (27), warga desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol Tulungagung.

Dua mahasiswa ini ditangkap saat membawa 25 botol miras di sekitar SPBU Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Jumat (5/2/2021) kemarin.

“Setiap botol berisi 1,5 liter miras jenis arak jowo atau ciu. Kami juga menyita ponsel yang dipakai transaksi, dan sepeda motor yang dipakai mengangkut miras,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat, Selasa (8/2/2021).

Kini Deni dan Nopi ditahan di ruang tahanan Polres Tulungagung.

Sementara polisi masih mendalami asal ciu yang mereka bawa.

Kota Blitar Ikut Terapkan PPKM Mikro, Wali Kota Klaim PPKM Jilid I dan II Berbuah Hasil Positif

Lanjut Tri, penangkapan dua tersangka ini bermula dari aduan masyarakat yang resah dengan peredaran ciu.

“Dua tersangka ini akhirnya bisa dideteksi, kemudian diikuti saat akan melakukan transaksi,” sambung Tri Sakti.

Saat ditangkap, mereka akan melakukan cash on delivery (COD) dengan pembelinya.

Mereka dicegat sebelum bertemu dengan pembeli.

Penyidik tidak lagi menjerat pengedar miras dengan tindak pidana ringan (Tipiring), namun dengan Undang-undang Pangan, Perlindungan Konsumen dan Undang-undang Perdagangan.

“Kami masih dalami, dari mana mereka dapatkan ciu itu. Berapa lama mereka jualan, dan bagaimana cara transaksinya,” pungkas Tri Sakti. (David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved