Breaking News:

Teramat Kecewa, PSHW: Kami Tak Percaya PSSI Bisa Menggelar Kompetisi

PS Hizbul Wathan (PSHW), salah satu kontestan Liga 2 2021 nampaknya benar-benar kecewa dengan ketidakpastian kompetisi.

PS Hizbul Wathan
Vengko Armedya mengikuti latihan PSHW (posisi tengah rompi biru). 

Reporter : Khairul Amin | Editor : Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PS Hizbul Wathan (PSHW), salah satu kontestan Liga 2 2021 nampaknya benar-benar kecewa dengan ketidakpastian kompetisi yang hampir satu tahun tak kunjung ada kejelasan.

Bahkan, Presiden klub PSHW, Dhimam Abror Djuraid menyebut bahwa pihaknya tidak lagi percaya PSSI bisa menggelar kompetisi.

Pasalnya, dalam banyak kesempatan sebelumnya, PSSI selalu gagal menggelar lanjutan kompetisi akibat tak kunjung bisa mengantongi izin kepolisian hingga saat ini.

"Kami gak percaya PSSI bisa menggelar kompetisi, karena itu gak ada gunanya buang waktu, pikiran dan uang untuk hal yang gak jelas," ungkap Dhimam Abror Djuraid saat dihubungi Surya, Rabu (10/2/2021).

Ungkapan kekecewaan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, klub sudah sekian kali di "PHP" PSSI.

Akibat situasi itu, banyak klub membubarkan diri lebih awal jauh hari sebelum ada kejelasan status kompetisi seperti saat ini yang diputuskan kompetisi 2020 dibatalkan.

Alasan finansial menjadi faktor utama. Terutama bagi kontestan Liga 2 yang menerima persentase dana subsidi lebih kecil dibanding klub kontestan Liga 1.

Bahkan, tim promosi Liga 2 2020 asal Gresik Jawa Timur, Putra Sinar Giri (PSG) Gresik FC, harus merelakan diri diakuisisi konglomerat asal Pati, Jawa Tengah. Praktis, PSG Gresik FC saat ini berganti menjadi PSG Pati.

Termasuk juga PSHW, setelah melakukan persiapan matang sebagai tim debutan pasca proses akuisisi Semeru FC tahun 2020 lalu.

Musim pertama mentas di kompetisi resmi langsung dihadapkan dengan persoalan pelik.

Bahkan, PSHW sudah tidak memperpanjang kontraknya tim pelatih dan pemain yang berakhir bulan Desember 2020 lalu, meski saat itu belum diputuskan status kompetisi musim 2020.

"Kontrak pemain dan pelatih tidak dilanjutkan, berakhir Desember 2020," jelasnya.

Untuk itu, dikatakan Dhimam, saat ini pihaknya enggan memikirkan kompetisi, memilih fokus pada aktivitas lain yang dirasa lebih penting.

"Belum ada (aktivitas apapun), kami libur dulu," pungkas Dhimam Abror Djuraid.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved