Breaking News:

3 Jenazah Warga Tertimbun Longsor di Nganjuk Berhasil Ditemukan, 7 Orang Korban Hilang Masih Dicari

Tiga orang korban insiden bencana tanah longsor di RT 01, RW 06, Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Ngetos, Nganjuk, Jatim, kembali ditemukan oleh Anggota

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
Proses pencarian tanah longsor di Nganjuk 

Reporter: Luhur Pambudi | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Tiga orang korban insiden bencana tanah longsor di RT 01, RW 06, Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Ngetos, Nganjuk, Jatim, kembali ditemukan oleh Anggota Tim SAR Gabungan, Selasa (16/2/2021).

Dua orang diantaranya bernama Yatimi (38) dan Dimas (5), ditemukan sekitar 10.40 WIB. 

Sedangkan, satu orang korban lainnya, bernama Yono (40), ditemukan sekitar pukul 11.20 WIB.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Basarnas Surabaya, I Wayan Suyatna, mengatakan, ketiganya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

"Pukul 10.40 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 orang. Sedangkan 1 orang ditemukan pukul 11.20 WIB," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Ngaku Bisa Usir Roh Jahat, Perempuan dj Surabaya Malah Curi Ponsel dan Bawa Uang Korbannya

Berdasarkan pantauan terkini hasil proses pencarian tersebut. Wayan mengatakan jumlah korban longsor Nganjuk saat ini, tercatat dua orang dinyatakan selamat.

"Kemudian 12 orang meninggal dunia, dan tujuh orang masih hilang dan dalam proses pencarian," pungkasnya.

Sekadar diketahui, hujan berintensitas tinggi menyebabkan bencana tanah longsor dan banjir di sejumlah kawasan Kabupaten Nganjuk, Jatim, Minggu (14/2/2021) kemarin.

Bencana banjir merendam tiga Kecamatan Nganjuk. Yakni Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk dan Kecamatan Loceret.

Sementara itu, bencana tanah longsor terjadi di kawasan RT 01 RW 06, Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jatim.

Otoritas setempat mencatat, sejumlah 175 jiwa dari 54 kepala keluarga (KK) terdampak. Sedangkan 156 jiwa mengungsi ke rumah kepala desa dan kerabat dekat.

Dari jumlah warga terdampak itu, sedikitnya 2 orang ditemukan tewas, 16 orang dinyatakan hilang, atau sedang dilakukan pencarian. Dan 19 orang lainnya luka-luka.

Setelah dilakukan pencarian pada Senin (15/2/2021) kemarin. Sementara 6 orang korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi tewas. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved