Mukarram, Tahanan Lapas Surabaya Eks Anggota ISIS Ikrarkan Janji Setia Kepada NKRI

WBP terorisme Mukarram alias Sungoh bin Sabirin di Lapas Kelas I Surabaya mengikrarkan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/Humas Kemenkumham Jatim
WBP Mantan ISIS, Mukarram saat prosesi ikrarkan janji kepada NKRI di Lapas Porong. 

Reporter : Syamsul Arifin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Surabaya kasus terorisme kembali mengikrarkan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tahanan Lapas Surabaya Mukarram Mantan Anggota ISIS, 

WBP kasus terorisme itu bernama Mukarram alias Sungoh bin Sabirin

Pria asal Aceh itu sebelumnya mempelajari Daulah Islamiyah melalui telegram selama kurang lebih satu tahun pada medio 2017 lalu. 

Baca juga: Empat Pemain Manchester United Absen Kontra Real Sociedad di Liga Europa, Ini Siasat Solskjaer

Baca juga: Bacok Polisi saat Hendak Ditangkap, 2 Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas Polresta Malang Kota

Dia dibaiat untuk bersumpah taat, patuh dan setia kepada pimpinan ISIS. 

“Saat itu setelah sholat Idul Adha, saya dibaiat dua kali,” ucapnya, Kamis, (25/2/2021).

Sejak saat itu, dia mulai berpikir untuk hijrah mengikuti tentara ISIS melalui Afganistan.

Namun, saat perjalanan dari Medan ke Thailand, dia bersama rombongannya dideportasi Imigrasi Thailand. 

Karena saat itu diketahui bahwa tujuannya ke Afganistan adalah untuk bergabung dengan ISIS.

Baca juga: Ada Pemotor Melemparkan 8,39 Gram Sabu-sabu ke Dalam Lapas Tulungagung

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Jatim Mulai Turun Tapi Masih Pedas, Di Pasar Wonokromo Rp 70 Ribu/Kg

Mukarram dan rombongan ditangkap dan ditahan pihak kepolisian pada Juni 2019. 

Setelah hampir dua tahun dari kejadian itu, Mukarram kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. 

Disaksikan langsung oleh Danramil Porong, Wakapolsek Porong, Bhabinkamtibmas Kebon agung, Babinsa Kebon Agung dan Kepala Lapas Kelas I Surabaya Beserta Pejabat Struktural.

Dalam Sambutannya, Kalapas Gun Gun Gunawan berpesan agar Mukarran selalu menjaga diri dan setia Kepada NKRI. 

Dia menganggap Mukarram dan WBP lainnya adalah keluarga. Sehingga harus saling menjaga satu sama lain. 

“Kami berharap momen ini bisa menjadi inspirasi bagi WBP kasus terorisme lainnya di seluruh lapas/ rutan se-Indonesia agar kembali setia kepada NKRI,” harapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved