Gubernur Khofifah Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Percepat Pencairan dan Realisasi Dana Desa
Dalam sambutannya usai melantik 6 pasangan kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2020, Jumat (26/2/2021) pagi pukul 09.00 WIB, Gubernur Jawa
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam sambutannya usai melantik 6 pasangan kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2020, Jumat (26/2/2021) pagi pukul 09.00 WIB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memesankan pentingnya para kepala daerah mempercepat pencairan dana desa.
Pasalnya, pencairan dana desa diharapkan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Khususnya dalam rangka meningkatkan konsumi dan daya beli dalam keluarga di masyarakat pedesaan.
"Sekarang kita masih ada dalam suasana PPKM mikro, artinya bupati, wakil bupati sangat diharapkan kecepatan, ketepatan, dan detail dalam bekerja. Penyebaran covid-19 di Jatim memang sudah melandai tapi harus kita tekankan bersama ini belum berhenti," tegas Khofifah.
Baca juga: Masak di Dapur, Ibu di Sampang Panik Bukan Main Saat Temukan Bayinya di Selokan, Fakta Dikuak Kades
Pesan Presiden Joko Widodo, Gubernur Khofifah melanjutkan, adalah kepala daerah harus paham kontrol gas dan rem. Bahkan Presiden Jokowi mengarahkan agar bulan April ekonomi nasional sudah take off setelah di masa pandemi terjadi kontraksi ekonomi.
Maka di daerah, harus dilakukan sejumlah langkah percepatan untuk bisa meningkatkan perekonomian daerah. Salah satunya, Gubernur Khofifah meminta kepala daerah segera mencairkan dan merealisasikan dana desa.
"Maka saya mohon, saya titip, tolong pastikan dana desa bisa teralisir dengan baik. Dan diharapkan sampai Maret sudah bisa masuk ke rekening sebesar 40 persen," kata Khofifah.
Realisasi dana desa ini penting, sebab, dikatakan Khofifah, dari PDRB Jawa Timur, sebesar 62 persennya ditopang dari konsumsi rumah tangga. Sehingga daya beli masyarakat di tataran rumah tangga harus ditingkatkan, setelah selama pandemi, daya beli masyarakat menurun drastis.
"Kalau dana desa bisa dipercepat distribusinya, maka kami harap ini bisa mendatangkan multiplier effect, yang akan meningkatkan konsumsi dan meningkatkan ekonomi daerah," tegas Khofifah.
Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga turut menyampaikan pesan Presiden agar seluruh kepala daerah bisa bekerka cepat dan detail. Sedangkan ia sendiri menambahkan agar kepala daerah harus bekerja cepat tepat dan detail.
"Cettar ini tagline kami, gimana kita bisa kerja cepat, efektif dan efisien. Gimana kita lakukan kerja kerja transpran, tanggap dan akuntabel, dan juga responsif," tegasnya.
Begitu selesai dilantik, Gubernur Khofifah juga meminta agar seluruh kepala daerah segera tancap gas menyelaraskan dengan DPRD menyusun RPJM dan juga RKP.
Ia mengingatkan bahwa RPJMD di kabupaten kota harus selaras dengan RPJMD di tingkat provinsi. Ia turut mengingatkan bahwa rpjmn telah mengalami revisi, gimana RPJMN meminta ada reformasi sistem kesehatan nasional.
"Salah satu yang jadi ujung tombak adalah peningkatkan kualitas SDM. Secara lebih spesifik presiden meminta untuk meningkatkan penurunan stanting. Jadi saya pesan, ketua penggerak PKK agar ini menjadi perhatian," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gubernur-khofifah-melantik-enam-kepala-daerah.jpg)