Liga Spanyol

Buntut Skandal Barcelona, Kantor Manajemen Klub Digerebek Polisi

Manajemen klub Barcelona kembali mendapat sorotan. Kali ini perkara krisis keuangan dan kebocoran kontrak pemain jadi sebab.

Tayang:
Editor: Taufiqur Rohman
istimewa
Logo Barcelona 

Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Manajemen klub Barcelona kembali mendapat sorotan. Kali ini perkara krisis keuangan dan kebocoran kontrak pemain jadi sebab.

Bahkan, kantor manajemen klub Barcelona kini digerebek oleh polisi.

Dikutip BolaSport.com dari Marca, Mossos d’Esquadra yang merupakan kesatuan polisi Catalonia memutuskan menggeledah kantor Barcelona.

Baca juga: Piala Menpora 2021 Jadi Panggung Buat Talenta Muda Persebaya, Aji Santoso: Persiapan Kompetisi

Baca juga: Arema FC Segera Miliki Kiper Asia untuk Pertama Kalinya

Penggeledahan tersebut terjadi pada Senin (1/3/2021).

Alasan polisi menyambangi kantor Barcelona terindikasi terkait dari skandal klub pada Februari lalu.

Barcelona ditengarai mengontrak sejumlah perusahaan untuk melaksanakan kampanye hitam media sosial.

Tujuannya adalah untuk menjelek-jelekkan orang atau institusi yang tidak sepaham dengan mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.

Sejumlah perusahaan tersebut di antaranya adalah I3 Ventures SL, NSG Social Science Ventures SL, Tantra Soft SA, Digital Side SA, Big Data Solutions SA, dan Futuric SA.

Bartomeu sendiri sudah membantah dia melakukan kampanye kotor untuk para lawannya.

Audit dari pihak luar klub membuktikan bahwa pihak dewan klub era Bartomeu juga bukan menjadi biang keladi.

Sementara itu, hakim dari pengadilan investigasi Barcelona, Adriana Gil, menerima laporan dari platform Dignitat Blaugrana perkara korupsi di kalangan direktur klub.

Baca juga: Pelatih Kiper Persebaya Konfirmasi Satria Tama Sepakat Gabung Bajul Ijo

Kejadian ini seperti menambah panjang skandal Barcelona.

Menurut laporan Marca yang dilansir BolaSport.com pada Januari lalu, Barcelona menutup laporan keuangan 2020 dengan utang yang menggunung.

Jumlahnya mencapai 1,173 miliar euro atau sebesar Rp 20,13 triliun.

Padahal, pada akhir musim 2019-2020 atau pertengahan 2020, utang Barcelona masih menyentuh angka 488,4 juta euro atau sekitar Rp 8,38 triliun.

Hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, utang Barcelona tercatat naik sebesar dua kali lipat.

Salah satu dari sekian banyak utang yang harus dibayarkan Barcelona adalah berupa biaya transfer pemain.

Dilansir BolaSport.com dari Sportbible, Barcelona dikabarkan memiliki utang biaya transfer pemain kepada 19 klub berbeda.

Secara keseluruhan, total utang yang harus dibayarkan oleh Barcelona kepada 19 klub tersebut adalah sebesar 196,674 juta euro atau sekitar Rp 3,38 triliun.

Baca juga: Hengkang dari Persebaya, M Nasir Terlihat di Latihan Perdana Persela Hari Ini

Dalam jangka waktu dekat, Barcelona harus melunasi utang sebesar 126,221 juta euro atau Rp 2,2 triliun kepada 19 klub tersebut.

Liverpool menjadi klub yang paling banyak menerima bayaran dari Barcelona nantinya, yakni sebesar 29,25 juta euro (Rp 501,78 miliar).

Uang tersebut digunakan Barcelona untuk membayar kekurangan biaya transfer yang dikeluarkan untuk memboyong Philippe Coutinho.

Selain itu, ada juga biaya 16 juta euro yang digunakan untuk membayar cicilan Frenkie de Jong kepada Ajax Amsterdam.

Bahkan, beberapa nama yang sudah pergi dari Barcelona juga masih belum lunas pembeliannya seperti Arturo Vidal, Arthur Melo, dan Malcom Oliveira.

Untuk Vidal, Barcelona masih harus membayar sebesar 950 ribu euro kepada Bayern Muenchen.

Baca juga: Nasib Syahrian Abimanyu di Newcastle Jets, Kalah Bersaing dari Bocah 16 Tahun, Tersisihkan?

Selain itu, Barcelona juga menghadapi bocornya kontrak Lionel Messi.

Messi disebut menerima gaji dengan nominal yang fantastis dari Barcelona.

El Mundo mengklaim dalam kontrak tersebut Messi mendapatkan gaji sebesar 555 juta euro atau setara dengan Rp 9,4 triliun untuk kontrak berdurasi empat tahun yang ditandatangi pada 2017.

Tak hanya itu, Messi juga disebut mendapatkan bonus sebesar 138 juta euro (Rp 2,35 triliun) untuk pendapatan tahunan.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul "Belum Bisa Bernapas Lega, Kantor Barcelona Digeruduk Polisi Perkara Kampanye Presiden Klub"

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved