Breaking News:

Cek Keaslian, Banyak Ahli Curiga Temuan Benda yang Diyakini Pusaka di Lumajang Hasil Replika

Penemuan puluhan benda pusaka yang ditemukan 3 bocah laki-laki warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian beberapa waktu lalu membuat para ahli

tribunjatim.com/TonyHermawan
Soleh saat menunjukkan puluhan barang yang diyakini pusaka itu ditemukan di pekarangan belakang rumah tetangganya, Kamis (4/3/2021). 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, Lumajang - Penemuan puluhan benda pusaka yang ditemukan 3 bocah laki-laki warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang beberapa waktu lalu membuat para ahli purbakala berbondong-bondong berdatangan menyaksikan barang itu.

Mereka menguji keaslian barang tersebut apakah benar peninggalan purbakala atau bukan.

Akan tetapi, banyak para ahli purbakala beranggapan barang-barang itu merupakan hasil dari replika.

Satu di antara pengamat yakni Mansur Hidayat. Dia mencurigai barang-barang itu bukan warisan leluhur. Karena, sekalipun beberapa benda bertuliskan aksara jawa tetapi pembuatannya seperti baru dilakukan.

“Menurut pengamatan saya, belum jelas apa itu benda purbakala,” kata Mansur, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: Cerita SBY Bikin Malu Pemuda yang Tagih ‘Janjinya’, Niat Sebenarnya Terbongkar Saat Ditanya 4 Hal

Sementara untuk meluruskan dugaan-dugaan yang beredar di masyarakat, kini Dinas Pariwisata dan tKebudayaan mulai melakukan pengujian barang-barang itu.

Tenaga Teknis Arkeologi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lumajang Aries Purwantiny memberkan, benda purbakala biasanya memiliki ciri khas tersendiri. Pertama, yang paling mudah dilihat adalah teknik tempanya sangat halus.

Kedua umumnya benda pusaka terbuat dari material logam. Bukan kuningan. 

"Orang jaman dulu kalau bikin pusaka tidak sembarangan. Mangkannya perbedaannya sangat jelas, beda dengan pembuatan barang baru," terangnya.

Menurutnya, orang jaman dahulu membuat benda pusaka tujuannya untuk meningkatkan kewibawaan pemiliknya.

Bahkan bisa jadi pemakaiannya untuk jimat atau digunakan sebagai pelindung diri. 

"Tapi yang jelas kalau bahan pembuatannya dari kuningan dan tidak halus, itu memang rawan barang hasil replika,” pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved