Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Suami Skizofrenia Bunuh Istri, Mayat Disimpan di Freezer, Disaksikan Anak, Polisi Terkecoh Pesan SMS

Seorang suami Skizofrenia brutal dan keji bunuh istri sendiri hingga mayat disimpan di freezer, diduga disaksikan anak sendiri, berawal warga curiga.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
TribunMadura.com
Ilustrasi freezer yang dibuat simpan mayat istri sendiri oleh suami penderita Skizofrenia 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah kisah kekejaman seorang suami penderita Skizofrenia bunuh istri sendiri disaksikan anak pun terjadi.

Lalu terkuak kronologi suami Skizofrenia bunuh istri lalu mayat istri disimpan di freezer.

Penangkapan pelaku juga menarik perhatian.

Sebab, polisi dibuat terkecoh hingga semua terbongkar saat suami akui lewat pesan suara.

Suami menikam istrinya hingga kehabisan darah dan berakhir meninggal dunia.

Terpicu pernyataan istrinya ingin menggugat cerai sang suami.

Pernikahan pun berujung hal mengerikan utamanya bagi buah hati mereka.

Ilustrasi jenazah mayat yang disimpan dan diawetkan
Ilustrasi jenazah mayat yang disimpan dan diawetkan (Morgue dan Intisari)

Korban bernama Chan Chen, yang juga dikenal sebagai Vivian, secara tragis ditemukan tewas di rumahnya di pinggiran Pymble di New South Wales, Australia.

Seperti dikutip TribunJatim.com via Tribun-Medan.com dari Daily Star, semua bermula dari gugatan cerai yang diucap istri kepada suami.

Haoling Luo, suami penderita Skizofrenia itu awalnya tak pernah menunjukkan tanda-tanda apapun.

Hingga pada 27 November 2019, Chan Chen sang istri pun harus meregang nyawanya karena tikaman pisau suami.

Chan Chen disebut diserang oleh suaminya Haoling Luo.

Baca juga: Rupanya Benar Kesaksian Dokter Otopsi Teroris Noordin Top yang Ledakkan Diri, Bergidik Lihat Wajah

Petugas polisi percaya Haoling Luo menyerang istrinya setelah menuduh wanita itu berselingkuh.

Sebenarnya tragedi pembunuhan keji itu diawali dari kecurigaan tetangga yang tinggal dekat dengan mereka.

Tetangga mendengar adanya suara mengerikan di sekitar perumahan.

Baca juga: Terungkap Sejak Awal Krisdayanti Tak Diberi Aurel Gaun, Ashanty Ditegur Keras, Desainer: Inti Saja

Pada 24 November, para tetangga mendengar suara-suara yang terangkat dan anak-anak berteriak.

Petugas polisi menghadiri tempat kejadian dan berbicara dengan tetangga tetapi tidak menyelidiki lebih lanjut.

Disitulah saat dimana polisi terkecoh dengan sikap Haoling Lou.

Polisi tidak lagi mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi di rumah keluarga tersebut.

Hingga pada akhirnya, semua terbongkar saat tempat kerja Chan Chen menyadari ketidakhadiran karyawannya.

Baca juga: Dari Luar Cantik, Putri Anne Ternyata Jorok, Arya Saloka Jijik Kebiasaan Istri? Baba Kok Modar

Tempat kerja Chen menerima pesan teks yang mengatakan bahwa Chen seharusnya perlu mengirim SMS beberapa minggu lalu.

Tetapi kenyataannya tidak ada yang terjadi.

Pusat pengasuhan anak St Ives mencoba menghubungi, tetapi Luo mengatakan mereka akan berangkat ke China dalam waktu dekat.

Kecurigaan terus bertambah hingga akhirnya polisi pun kembali menelusuri yang ada di kediaman keluarga tersebut.

Bak seperti film-film serial killer, terungkap akhirnya Luo ternyata memiliki penyakit Skizofrenia.

Perdebatan dengan istri hingga membahas perceraian itu memicu emosinya.

Baca juga: Sikap Nadya Arifta saat Kantor Didatangi, Malu? Sembunyi dari Publik Sejak Skandal Kaesang Mencuat

Ilustrasi wanita di penjara yang hamil demi tidak dihukum mati
Ilustrasi(Tribunnews)

Semakin mencurigakan tempat Chen bekerja karena Luo malah meminta untuk kulkas di rumahnya ikut dibawa ke China.

Dia mengambil lemari es sebelum meninggalkan negara itu pada 26 November.

Keesokan harinya, seorang kolega Luo menerima pesan suara darinya.

Pesan suara itu berisi:

"Saya sedikit abnormal secara mental beberapa hari yang lalu dan secara tidak sengaja membunuh istri saya saat bertengkar dengannya."

Mereka menghubungi polisi, yang menemukan mayat Chen di dalam apartemen.

Petugas menemukan DNA Luo di bawah kuku jari jenazah wanita itu, di plester, dan dalam sampel darah yang diambil dari apartemen.

Ilustrasi jenazah anak dibunuh oleh ayahnya sendiri
Ilustrasi jenazah anak dibunuh oleh ayahnya sendiri (Tribunnews.com)

Pemeriksaan medis menemukan dia telah meninggal karena tiga luka tusukan di dada, lapor Sydney Morning Herald.

Deputi Pemeriksa Negara Elaine Truscott mengatakan Chen terbunuh di rumahnya pada 24 atau 25 November dalam "pembunuhan oleh orang yang dikenal dalam hubungan rumah tangga".

Hampir dua tahun sebelum serangan itu, Chen telah mendapat kabar jika sang suami telah didiagnosis skizofrenia oleh seorang dokter di China.

Sejak itu, Chen memberi tahu seorang teman di China bahwa dirinya itu telah meminta cerai.

Lou memeriksa ponsel milik Chen setelah meyakinkan dirinya sendiri bahwa wanita berselingkuh.

Selain meninggalkan pesan suara pada temannya, Luo juga mengaku kepada ayah Chen setelah tiba di China.

Dia ditahan dan diperkirakan akan dituntut di negara itu.

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved