Breaking News:

Sempat Dikira Wabup Gresik Tak di Kantor Saat Disidak, Camat Dukun Justru Bertugas di Ujungpangkah

Camat Dukun, Fattah Hadi memang tidak ada saat Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, kemarin melakukan sidak di Kantor Kecamatan Dukun dan UPT

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Fattah Hadi, Camat Dukun yang sempat dikira Wabup Gresik tak ada di kantornya saat disidak 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Camat Dukun, Fattah Hadi memang tidak ada saat Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, kemarin melakukan sidak di Kantor Kecamatan Dukun dan UPT Puskesmas Mentaras.

Diketahui, dalam sidak yang berlangsung Rabu (24/3/2021) kemarin, sekitar pukul 07.45 WIB, Camat Dukun Fatah Hadi juga tidak terlihat di kantornya. Hanya ada Sekcam Dukun Muh Sampurno bersama sejumlah staf yang menyambut kehadiran Wabup Gresik Bu Min ketika sidak.

Pria berkacamata ini, mengaku sedang berada di Kecamatan Ujungpangkah.

Hadi sapaan akrabnya ternyata juga merangkap sebagai Plt. Camat Ujungpangkah.

Baca juga: Cerita Pilu Suami Bu Kades Diusir dari Rumah Setelah Kuak Perselingkuhan Sang Istri dengan Bawahan

"Sehingga saya harus bisa bagi waktu untuk memberikan pelayanan maksimal di dua kecamatan tersebut. Pagi itu saya waktunya giliran ngantor di Ujungpangkah," ucapnya, Kamis (25/3/2021).

Hadi mengaku tetap mempersiapkan sekaligus turut menghadiri Launching  Program 100 Hari Kick Off Desa Sia dan LANCIP ( Layanan Cepat, Emphatik dan Proaktif ) dilaunching oleh Wabup Gresik, Rabu, 24 Maret 2021, pukul 10.00 WIB.

"Saat Bu Wabup sidak di Dukun itu, saya masih memberikan pelayanan dan menandatangi surat-surat di kantor Kecamatan Ujungpangkah. Dan ketika saya sedang di Ujungpangkah, maka urusan pelayanan sudah saya limpahkan ke Sekcam," terangnya.

Hadi menjelaskan selama 35 tahun menjadi pegawai, mengaku tidak pernah cuti.

"Pernah sekali saya cuti, karena waktu itu saya sakit dan opname di RSUD Bunder. Kalau tidak opname, sakit pun saya tetap masuk kantor. Bahkan, dari dulu sampai sekarang," kata dia.

Wabup Gresik, Bu Min mendapati ruang layanan administrasi pencatatan sipil di Kantor Kecamatan Dukun tidak terlihat petugas dari Dispendukcapil. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan dalam pelaksanaan program 'Bayi Lahir Pulang Bawa Akte'.

Rupanya, ketika disidak oleh wanita yang akrab disapa Bu Min. Hanya ada satu pegawai kecamatan yang diperbantukan disitu.

"Tadi cuma ada pegawai kecamatan yang sifatnya diperbantukan. Seharusnya pegawai Dispendukcapil tetap standby sesuai jam kerja. Sehingga masyarakat yang ingin mengurus KK, KTP atau catatan sipil lainnya bisa terlayani dengan baik," ujar Bu Min, kemarin.

Bu Min pun sangat menyayangkan atas ketidakhadiran pegawai Dispenduk di ruang layanan tersebut. Apalagi, layanan administrasi pencatatan sipil di Kecamatan Dukun ini satu-satunya kecamatan di wilayah Pantura yang memiliki support cetak E-KTP.

"Apapun alasannya, jangan sampai pegawai yang bertugas melayani cetak E-KTP maupun catatan sipil lainnya meninggalkan tempat saat jam kerja. Kasihan masyarakat yang sudah jauh-jauh datang ternyata tidak terlayani," ungkapnya. (wil)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved