Breaking News:

Bejat! Kakek di Kediri Tega Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus yang Masih Tetangganya Sendiri

SP seorang kakek asal Ngadiluwih tega cabuli tetangganya yang masih dibawah umur. Bukan tak hanya itu, korban juga merupakan seorang anak berkebutuha

surya/farid
Proses penangkapan terduga pelaku pencabulan di Ngadiluwih Kabupaten Kediri Sabtu (27/3/2021) 

Reporter: Farid Mukarrom I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM. SURABAYA - SP seorang kakek asal Ngadiluwih tega cabuli tetangganya yang masih dibawah umur. Bukan hanya itu, korban juga merupakan seorang anak berkebutuhan.

Kasatreskrim Polres Kediri, Iptu Rizkika Admadha Putra menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan pertama kali dari Ibu Kandung korban.

"Betul pada Rabu kemarin (10/3/2021) kami dapat laporan adanya tindak pidana pencabutan terhadap seorang anak dibawah umur AI," ujarnya kepada Tribunjatim.com, Sabtu (27/3/2021).

Setelah melakukan proses penyelidikan polisi akhirnya menangkap terduga pelaku pencabulan yang masih tetangga korban.

"Hasil pemeriksaan kami diketahui pada saat itu korban sedang bermain bersama temannya. Sesaat kemudian pelaku menghampiri korban dan diajak ke rumahnya," jelas Iptu Rizkika.

Masih kata Kasatreskrim Polres Kediri, saat itu ibu korban sedang mencari korban di depan rumahnya.

"Karena biasanya korban ini berada di depan rumahnya. Lalu ibu korban ini mencari korban di rumah pelaku yang tak jauh dari rumahnya. Saat datang ke rumah pelaku, ibu korban kaget anaknya dicabuli oleh pelaku," ujarnya.

"Ibu korban marah melihat anaknya dicabuli oleh pelaku. Tak terima anaknya menjadi korban tindak asusila sang ibu melapor ke pihak kepolisian," imbuh Kasatreskrim Polres Kediri.

Sementara itu tak butuh waktu lama untuk Polres Kediri menangkap pelaku di rumahnya.

"Setelah berhasil mengumpulkan alat bukti yang cukup kuat. Kita lakukan penangkapan terduga pelaku di rumahnya," jelas Iptu Rizkika.

Saat ini pelaku harus merasakan dinginnya jeruji Polres Kediri.

"Pelaku kita kenakan dengan Undang - undang perlindungan anak dengan hukuman mencapai 15 tahun penjara," pungkasnya.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved